Dari Tol Terbalik ke Mimbar Terhormat: Keteguhan Ketua PDM Sumenep yang Menginspirasi

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.NGANJUK –Musibah bisa datang kapan saja, namun semangat pengabdian tak boleh runtuh.

Itulah prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Dr. Moh. Zeinudin, S.H., S.H.I., M.Hum., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumenep, sekaligus Kaprodi Magister Hukum Direktorat Pascasarjana Universitas Wiraraja Madura, Jawa Timur.

Dalam perjalanan menuju Gedung Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk menjadi narasumber dalam Seminar Nasional dan Diseminasi Hasil Penelitian PSPBN UIN, Dr. Zein mengalami kecelakaan tunggal yang nyaris merenggut nyawanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Jum’at dini hari, 08 Juli 2025, sekitar pukul 00.00 WIB di ruas Tol Nganjuk Jawa Timur.

Di tengah derasnya hujan, mobil yang ditumpanginya bersama dua asisten tergelincir, lalu terbalik berkali-kali. Kendaraan rusak berat dengan kerusakan fisik mencapai 75 persen.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas dan Silaturahmi, Polres Sumenep Gelar Olahraga Bersama TNI-POLRI dan PP Polri

Dalam kondisi genting itu, ketiganya selamat. Dr. Zein mengalami luka robek di lengan kiri, sementara kedua asistennya tidak mengalami cedera serius.

“Ini bukan hanya soal selamat atau tidak, tapi tentang makna hidup dan tanggung jawab ilmu. Saya bersyukur Allah masih memberi kesempatan untuk melanjutkan hidup dan tetap hadir di tengah forum ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Zein kepada media ini, Jum’at (25/07/2025)

Alih-alih beristirahat, Dr. Zein justru memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta, demi menepati undangan Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara (PSPBN) UIN Sunan Kalijaga, yang telah mempercayakan dirinya sebagai pembicara utama dalam forum nasional tersebut.

Acara yang digelar pada 8-9 Juli 2025 itu bertajuk “Keluarga Pancasila: Potret Keberagama(a)n Masyarakat Indonesia”.

Dalam sesi Seminar Nasional, Dr. Zein membawakan materi “Legalitas Perkawinan Beda Agama: Konsep dan Regulasi di Indonesia.”

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Tasyakuran HUT ke-80 Brimob, Kapolres: Soliditas Adalah Kunci Kekuatan Polri

Ia tampil bersama dua narasumber lainnya, yakni Dr. Abd. Waid, M.H.I. (IAINU Kebumen) dan Rizal Al Hamid, M.S.I. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), dengan moderator Proborini, M.Hum.

Dr. Zein memang dikenal sebagai sosok yang konsisten membahas isu-isu hukum keluarga yang kompleks dan sensitif, terutama mengenai perkawinan lintas agama.

Ia telah menerbitkan berbagai artikel ilmiah, buku, serta aktif menjadi narasumber dalam forum akademik nasional.

Fokusnya pada keadilan konstitusional dalam konteks pluralisme menjadikannya rujukan penting di tengah perdebatan publik tentang reformasi hukum keluarga.

“Bagi saya, kehadiran di forum seperti ini bukan soal formalitas, tapi bagian dari jihad intelektual. Saya percaya, hukum harus hadir tidak hanya untuk menata, tapi juga untuk memahami. Perkawinan beda agama bukan hanya soal regulasi, tapi tentang ruang hidup warga negara yang harus dilindungi,” terangnya.

Sebagai Ketua PDM Muhammadiyah Sumenep, Dr. Zein juga membawa semangat dakwah yang berpijak pada ilmu, bukan sekadar retorika.

Baca Juga :  Menghindari Pengendara Motor, Akibatkan Sebuah Truk Bermuatan Garam Terguling

Komitmennya untuk tetap hadir di mimbar akademik meski dalam keadaan terluka, menjadi teladan tentang bagaimana seorang cendekiawan menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh.

“Seminar ini bukan hanya soal berbicara di panggung. Ini tentang konsistensi, keberanian, dan kesetiaan pada nilai-nilai ilmu, meski jalan yang harus dilalui penuh luka dan risiko. Karena ilmu tidak mengenal jeda, dan pengabdian tidak mengenal mundur. Selama akal masih berpikir dan hati masih berpihak pada kebenaran, maka tugas keilmuan harus terus dijalankan. Meski tubuh luka, pikiran dan keberanian tidak boleh istirahat,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi
Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep
Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1
DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:13 WIB

HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

BERITA TERBARU