JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinsos P3A melaunching Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT).
Acara penyaluran ini diruang Meeting Akbar PT. Tanjung Odi Jalan Raya Sumenep – Pamekasan Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis (07/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan bahwa penyaluran BLT -DBHCHT harus tepat sasaran dan seleksi dalam mendapatkannya.
“Jika penerimanya tidak tepat sasaran, maka manfaat dari tujuan yang diharapkan tidak akan tercapai dengan baik,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo disela-sela kegiatan.
Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sumenep itu berharap apa yang sudah dilakukan oleh Dinsos P3A bisa mencerminkan sebuah ketelitian.

“Bagi seluruh penerima dana BLT-DBHCHT yang ada di Kabupaten Sumenep,” ungkap orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu menegaskan.
Lebih lanjut ia menambahkan bantuan ini langsung diterima oleh penerima ke rekening bank masing-masing penerima dana BLT-DBHCHT tersebut.

“Jadi semuanya transparan, tidak melalui tangan para PNS di lingkungan Pemkab Sumenep. Semoga pencairan dana ini bisa bermanfaat bagi penerima,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Sumenep, Drs. Ahmad Zulkarnain, MH menyampaikan penyaluran BLT-DBHCHT kepada penerima tanpa pemotongan biaya apapun.
“Untuk tiga bulan nominalnya Rp900.000. pencariannya melalui Bank BPRS Sumenep, paling lambat 27 Desember 2023,” kata Kadinsos P3A, Drs. Iskandar Zulkarnain, MH.

Pihaknya menegaskan bahwa jumlah penerima bantuan ini semuanya berjumlah 3.150 orang di Kabupaten Sumenep.
“Buruh pabrik tembakau sebanyak 1.935 orang yang tersebar di 37 pabrik rokok. Sedang buruh tani tembakau sejumlah 1.215 tersebar di 68 desa,” pungkasnya.
Launching penyaluran BLT-DBHCHT dilakukan oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH kepada 5 orang karyawan PT. Tanjung Odi secara simbolis. (REDJAVA****)








