Dari Markas ke Masyarakat: Kapolres Rivanda Gaungkan Semangat Kartini di Bumi Sumekar

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda SIK Sampaikan Pesan di Peringatan Hari Kartini Tahun 2025

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda SIK Sampaikan Pesan di Peringatan Hari Kartini Tahun 2025

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah geliat modernisasi dan tantangan sosial yang kian kompleks, Hari Kartini bukan sekadar perayaan simbolik.

Di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, semangat emansipasi justru bergema kuat dari balik tembok markas besar aparat penegak hukum.

Tepatnya dari sosok Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., yang mengangkat kembali api perjuangan Kartini melalui pesan yang menyentuh, tegas, dan penuh harapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam momentum Hari Kartini, AKBP Rivanda menyampaikan sebuah pernyataan yang menyentuh hati banyak kalangan.

Ia tidak hanya mengucapkan selamat, tapi juga menyematkan semangat perjuangan dan relevansi emansipasi dalam konteks lokal dan nasional.

“Saya, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., beserta seluruh staf dan Bhayangkari, mengucapkan Selamat Hari Kartini, 21 April 2025. Semoga semangat Kartini selalu menginspirasi kita semua untuk terus berjuang demi kesetaraan dan kemajuan perempuan, khususnya di Kabupaten Sumenep yang kita cintai ini,” tuturnya kepada media ini, Senin (21/04/2025).

Bagi Rivanda, Hari Kartini bukan hanya peringatan tahunan, melainkan momen reflektif untuk mengukur sejauh mana bangsa ini terutama institusi negara telah berperan dalam membuka ruang keadilan bagi perempuan.

Baca Juga :  Karang Taruna Kabupaten Gelar Bulan Bakti ke-62 Bertemakan "Konsisten Berkarya Untuk Bangsa"

Ucapan dari seorang Kapolres memang bukan hal yang lazim jadi perbincangan viral pada Hari Kartini.

Namun, ketika pesan itu datang dari seorang pemimpin yang dikenal humanis, mengakar di masyarakat, dan memiliki rekam jejak kuat dalam membangun harmoni sosial, maka resonansinya menjadi lebih dari sekadar ucapan.

Ia menjelma sebagai narasi baru: bahwa polisi pun adalah bagian dari perjuangan emansipasi.

“Kartini adalah simbol keberanian. Ia melawan kebisuan, menantang kebodohan, dan berdiri untuk masa depan perempuan. Nilai itu yang harus terus kita hidupkan di tengah masyarakat, termasuk dari lembaga kepolisian,” jelasnya.

Sebagai pemimpin kepolisian di daerah yang kaya tradisi, kultur, dan juga tantangan sosial tersendiri, Rivanda meyakini bahwa kesetaraan bukan soal slogan, tapi soal peluang kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan, menjadi pemimpin, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan.

Baca Juga :  Jejak Historis Bung Karno di Sumenep Diangkat Kembali oleh Banteng Sakera Nahdliyin

Dalam beberapa tahun terakhir, Sumenep telah mengalami lompatan budaya dan sosial yang signifikan. Banyak perempuan kini memimpin komunitas, menjadi pendidik, pengusaha, bahkan pejabat publik.

Namun di balik kemajuan itu, masih ada tantangan besar: kekerasan berbasis gender, rendahnya literasi perempuan desa, serta keterbatasan akses terhadap perlindungan hukum dan layanan sosial.

Itulah mengapa, suara dari sosok seperti Kapolres menjadi penting bahwa perubahan tidak hanya datang dari aktivis dan akademisi, tetapi juga dari aparatur negara yang memiliki pengaruh dan wewenang.

“Kepolisian harus jadi bagian dari solusi. Kami terus mendorong pendekatan humanis dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta membuka ruang komunikasi yang sehat dengan masyarakat,” tutupnya.

Hari ini, saat banyak pihak hanya mengenang Kartini dalam rupa bunga dan kebaya, Sumenep melangkah lebih jauh. Di tanah garam yang kaya nilai dan sejarah, semangat Kartini disuarakan oleh seorang polisi.

Baca Juga :  Potret Nestapa BSPS di Torjek Kangayan: Ibu Tua Sebatang Kara Hanya Dapat Papan dan Genting

Tegas dalam tugas, hangat dalam keberpihakan. Dari kantor Polres hingga kampung-kampung di kepulauan, suara itu menyebar, menyalakan kembali obor perjuangan: bahwa perempuan adalah cahaya masa depan bangsa.

Dan seperti yang diyakini AKBP Rivanda:

“Habis gelap, jangan hanya terbit terang. Tapi juga terbit keadilan, kesempatan, dan kemanusiaan untuk semua.” (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU