JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kobaran api meluluhlantakkan harapan seorang petani di Dusun Sabuwa, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.
Sebuah gudang penyimpanan barang milik Hasan, warga setempat, dilalap si jago merah pada Minggu (30/3/2025), menyebabkan kerugian hingga Rp150 juta.
Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi akibat kelalaian saat memasak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan keterangan saksi, api bermula ketika Siti Sauda (55) tengah memasak kamboya menggunakan kayu bakar sebagai persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri. Pada saat yang sama, ia juga mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke dalam botol satu liter untuk dijual kembali. Diduga percikan api dari proses memasak menyambar bahan bakar dan menyebabkan kebakaran,” jelasnya, Minggu (30/03/2025) malam.
Sementara Kepala Dusun Sabuwa, Suhannan (38), menuturkan bahwa api mulai berkobar sekitar pukul 08.00 WIB dan dengan cepat melahap seisi gudang.
“Kobaran api begitu besar, warga berusaha sekuat tenaga memadamkannya dengan alat seadanya,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dampaknya sangat merugikan.
Beberapa barang berharga yang hangus terbakar di antaranya:
– Satu unit mobil pikap Carry dengan kerugian Rp45 juta
– Satu unit traktor senilai Rp28 juta
– Sembilan karung padi dengan nilai kerugian Rp2 juta
– 30 tabung gas elpiji 3 kg
– Satu unit kipas padi senilai Rp1,5 juta
– Seekor sapi yang mengalami luka bakar
Warga sekitar berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.30 WIB.
“Kami menggunakan peralatan seadanya, tapi api sulit dipadamkan karena banyak bahan yang mudah terbakar di dalam gudang,” ujar seorang warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan bahan yang mudah terbakar.
Polres Sumenep mengimbau warga untuk lebih waspada dan memastikan keamanan saat beraktivitas yang melibatkan api.
“Tragedi ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Keselamatan adalah prioritas utama, terutama menjelang perayaan hari besar,” tutup AKP Widiarti, S.H. (REDJAVA****)









