Dampak Kemarau Panjang, Harga Sayur Mayur di Pasar Tradisional Berangsur Naik

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2023 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Tradisional Jangara Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep

Suasana Pasar Tradisional Jangara Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dan puncak musim kemarau tahun ini, harga sayur mayur di sejumlah pasar di Kabupaten Sumenep berangsur naik.

Termasuk di pasar Jangara Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep. Hal itu membuat ibu-ibu rumah tangga mengeluhkan melonjaknya sejumlah komoditas pertanian tersebut.

Baca Juga :  Inovasi Pajak di Sumenep : Pemutakhiran Data PBB P2 2025 Siap Digelar, Langkah Nyata Wujudkan Keadilan Pajak

Salah satu warga Baban Uis kecamatan Gapura mengatakan harga kubis saat ini mencapai Rp5000, padahal biasanya Rp3000, harga tomat merah naik dari Rp 3000 menjadi Rp5000.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya mau bagaimana lagi Mas. Mungkin kali dampak kemarau panjang dan bulan Maulud,” kata Uis, Rabu (18/10/2023).

Baca Juga :  Sodek Parjuga Menggema, Sumenep Tantang Kreator Desain Rebut Logo Resmi HJS 758

Sedangkan untuk harga wortel dari Rp12.000 Kg, menjadi Rp14.000 Kg harga tomat merah naik Rp3000 Kg menjadi Rp5000 Kg.

“Kalau harga buncis sebelumnya Rp7000 perkilogram,” ungkapnya.

Melonjaknya harga sayur mayur dikarenakan saat ini musim kemarau yang lumayan panjang dan juga memasuki bulan Maulid Nabi.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Gandeng PT. Petrokimia Gresik Survey Lahan Demplot dan Cek Sampel Tanah

“Untuk sementara saya kurangi dulu porsinya, untuk tidak memakai sayuran tidak mungkin, karena bagaimanapun sayuran itu bagian gizi yang harus dikonsumsi setiap hari,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU