Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep kembali menunjukkan perannya sebagai institusi yang terbuka bagi masyarakat. Kali ini, puluhan siswa Binar Junior High School diajak melihat secara langsung wajah pemasyarakatan modern melalui program field observation bertema Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan, Senin (3/8/2026).

Kunjungan edukatif tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar. Mereka tidak hanya mempelajari konsep penegakan hukum dari buku pelajaran, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana proses pembinaan warga binaan dijalankan sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Setibanya di Rutan Sumenep, rombongan disambut jajaran petugas sebelum mengikuti sesi pemaparan mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan. Dalam kesempatan itu, para siswa memperoleh penjelasan mengenai perubahan paradigma pemasyarakatan yang mengedepankan pembinaan, pembentukan karakter, serta persiapan reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Sumenep menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan semata-mata menjalankan pidana, tetapi menjadi proses membangun kembali kualitas hidup warga binaan agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat.

“Melalui pembinaan yang terarah, kami berupaya membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali menjalankan perannya di lingkungan sosial. Inilah esensi sistem pemasyarakatan yang terus kami jalankan,” kata Kepala Subsi Pelayanan Tahanan.

Usai menerima materi, para siswa diajak mengunjungi sejumlah fasilitas pembinaan. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah program Batik Catra, program unggulan pembinaan kemandirian yang membekali warga binaan dengan keterampilan membatik sebagai modal membuka peluang usaha setelah menyelesaikan masa pidana.

Baca Juga :  Resmikan Tambak Budidaya Udang di Kebumen, Presiden: Bisa Dicontoh di Daerah Lain

Suasana kunjungan berlangsung dinamis. Antusiasme para siswa terlihat saat mereka aktif berdialog dengan petugas, menggali berbagai informasi mengenai kehidupan di dalam rutan, mekanisme pembinaan, hingga proses pembentukan karakter warga binaan.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan keterbukaan informasi kepada dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai fungsi pemasyarakatan yang sesungguhnya.

“Kami ingin para pelajar melihat secara langsung bahwa rutan bukan hanya tempat menjalani pidana. Di dalamnya terdapat proses pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali hidup berdampingan dengan masyarakat,” ujar Aditya.

Menurutnya, edukasi hukum sejak usia sekolah merupakan investasi penting untuk membangun generasi yang sadar hukum sekaligus memahami nilai-nilai kemanusiaan dalam proses penegakan hukum.

“Kami berharap pengalaman belajar di Rutan Sumenep ini mampu membuka wawasan para siswa bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada penghukuman, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri. Sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia pendidikan seperti ini perlu terus diperkuat demi melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan menghargai nilai keadilan,” tambahnya.

Melalui kegiatan observasi lapangan tersebut, Rutan Kelas IIB Sumenep kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pemasyarakatan yang edukatif, transparan, dan humanis.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Ulang Tahun ke-80 TNI

Selain memperkuat keterbukaan informasi publik, kegiatan ini menjadi jembatan kolaborasi antara pemasyarakatan dan dunia pendidikan dalam meningkatkan literasi hukum sekaligus memperkenalkan proses pembinaan warga binaan kepada generasi muda secara utuh.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU