Tokoh Budaya Mekkah Habib Abdullah Al-Haddad Kunjungi Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera Helmi, SPdi Bersama Tokoh Seni dan Budaya Arab Saudi Habib Abdullah Al Haddad Saat Foto Bersama di Helmi Art Museum di Desa Sera Barat Kecamatan Bluto, Kamis (6/2/25)

Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera Helmi, SPdi Bersama Tokoh Seni dan Budaya Arab Saudi Habib Abdullah Al Haddad Saat Foto Bersama di Helmi Art Museum di Desa Sera Barat Kecamatan Bluto, Kamis (6/2/25)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Habib Abdullah Al-Haddad bin Muhammad bin Ahmad Masyhur bin Toha Al-Haddad, seorang tokoh budaya dan seni asal Mekkah, melakukan kunjungan ke Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera di Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (6/2/2024).

Kedatangan beliau disambut dengan antusias oleh seniman, budayawan, serta masyarakat setempat yang ingin berdiskusi dan bertukar wawasan tentang seni dan budaya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan budaya yang dilakukan Habib Abdullah Al-Haddad di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai sosok yang memiliki perhatian besar terhadap seni dan warisan budaya, ia tertarik untuk melihat langsung bagaimana masyarakat Madura menjaga dan mengembangkan tradisi mereka.

Di Helmi Art Museum, Habib Abdullah Al-Haddad mengamati berbagai koleksi seni yang menggambarkan kearifan lokal Madura.

Baca Juga :  Dari Tanah Santri Menuju Tanah Suci: 932 Koper Jemaah Haji Sumenep Diberangkatkan

Berbagai lukisan, patung, serta artefak budaya yang tersimpan di museum ini menjadi bukti bagaimana seni bisa menjadi refleksi dari identitas suatu masyarakat.

Sementara di Besalen Santoso Sera, beliau menyaksikan secara langsung proses pembuatan keris dan pusaka tradisional, yang hingga kini masih dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya.

Sebagai seorang pecinta seni, ia tampak terkesan dengan bagaimana masyarakat Madura tetap menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.

“Seni adalah bahasa universal yang bisa menyatukan banyak hal, termasuk nilai-nilai tradisi dan spiritualitas. Melihat bagaimana masyarakat Madura tetap menjaga warisan budayanya adalah sesuatu yang luar biasa,” ujar Habib Abdullah Al-Haddad.

Dalam diskusi bersama seniman dan masyarakat setempat, Habib Abdullah menekankan pentingnya menjaga budaya dan tradisi sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur.

Baca Juga :  Basmi Sarang Nyamuk, Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru Dampingi Kegiatan Fogging Desa Binaan

Menurutnya, seni dan budaya bukan hanya soal estetika, tetapi juga mengandung nilai sejarah, filosofi, serta jati diri suatu bangsa.

“Kebudayaan yang kuat akan mencerminkan peradaban yang maju. Jika seni dan tradisi terus dijaga, maka generasi mendatang akan tetap memiliki identitas yang kokoh,” tambahnya.

Sementara itu Helmi, pemilik Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan Habib Abdullah Al-Haddad.

Baginya, kehadiran tokoh budaya dari Mekkah ini menjadi momen berharga yang membawa inspirasi bagi perkembangan seni dan tradisi di Sumenep.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran beliau. Ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi sebuah momentum yang menguatkan semangat kami dalam menjaga dan mengembangkan seni serta budaya Madura,” kata Helmi.

Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi dan pertukaran budaya yang lebih luas antara Madura dan berbagai komunitas seni di dunia.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Jokotole, Peringati Hari Bhayangkara ke-79

Dengan semakin banyaknya apresiasi terhadap seni tradisional, Helmi optimistis bahwa warisan budaya leluhur akan terus hidup dan berkembang.

Kunjungan Habib Abdullah Al-Haddad ke Sumenep tidak hanya menjadi ajang bertukar wawasan tentang seni dan budaya, tetapi juga memperkuat silaturahmi antarbudaya.

“Semoga pertemuan ini diharapkan membawa inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan seni sebagai bagian dari jati diri bangsa,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU