Investor Singapura Tertarik ke Sumenep, LSM BIDIK Dorong Transformasi Sektor Perikanan

- Redaksi

Kamis, 23 Januari 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum LSM BIDIK Didik Haryanto

Ketua Umum LSM BIDIK Didik Haryanto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sektor perikanan Sumenep kembali menjadi sorotan setelah investor asal Singapura menyatakan minat untuk menanamkan modal demi mengembangkan potensi maritim daerah ini. Ketua Umum LSM BIDIK (Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan), Didik Haryanto, menyambut baik rencana tersebut namun memberikan catatan penting kepada Dinas Perikanan Sumenep agar memperbaiki pola pembinaan terhadap nelayan.

“Kehadiran investor Singapura ini adalah peluang besar bagi Sumenep untuk mengangkat potensi sektor perikanan ke level yang lebih tinggi. Namun, keberhasilan investasi ini juga sangat bergantung pada langkah Dinas Perikanan untuk lebih kreatif, aktif, dan inovatif,” ujar Didik pada Kamis (23/01/2024)

Didik, yang juga menjabat sebagai Wasekjend Media Independen Online Indonesia Jakarta, menilai lemahnya pembinaan nelayan menjadi salah satu penyebab utama sektor ini belum optimal. Ia menyoroti fenomena banyaknya nelayan Sumenep yang terpaksa meninggalkan laut dan beralih menjadi penjaga toko kelontong di luar kota.

“Ini ironi besar. Sumenep, yang dikenal dengan kekayaan maritimnya, justru kehilangan potensi manusianya. Banyak nelayan beralih profesi menjadi penjaga toko karena merasa melaut tidak lagi menjanjikan,” ungkap Didik.

Menurutnya, salah satu akar masalah adalah minimnya pembekalan teknis dan teknologi kepada nelayan. “Mereka tidak pernah diberi pemahaman mendalam tentang cara menangkap ikan yang lebih efektif dan produktif. Selama ini, mereka hanya diarahkan pada penerimaan bantuan, yang sering kali tidak dikelola secara maksimal,” tambahnya.

Didik juga menyoroti isu lingkungan yang kian mengkhawatirkan, seperti penggunaan bondet (bom ikan) oleh sebagian nelayan. “Ini jelas mencederai ekosistem laut. Mirisnya, aparat terkait seolah-olah diam. Semestinya ada langkah nyata untuk mendidik nelayan dan mengembalikan mereka pada cara-cara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepala SDN Pakandangan Sangra Apresiasi Sponsor Drumband Gita Al-Husna, Raih Juara II di STAIDHI Open Tournament 2024

Didik menilai perlu adanya perubahan pola pikir di kalangan pemangku kebijakan dan masyarakat nelayan. Ia mengusulkan agar Dinas Perikanan menciptakan program-program inovatif yang mendorong nelayan kembali melaut dengan semangat baru.

“Kreativitas adalah kuncinya. Dinas Perikanan harus mampu menghadirkan solusi nyata, misalnya pelatihan teknologi penangkapan ikan modern, akses modal yang mudah, hingga pembukaan pasar baru. Dengan langkah ini, kita bisa menjadikan sektor perikanan sebagai penggerak utama ekonomi Sumenep,” jelasnya.

Sebagai putra daerah, Didik juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi besar laut Sumenep. Ia optimis, dengan pendekatan yang tepat, Sumenep dapat menjadi pusat perikanan yang diperhitungkan tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Sumenep punya potensi luar biasa. Sekarang tinggal bagaimana kita, baik pemerintah maupun masyarakat, bisa mengelolanya dengan cerdas. Jangan sampai peluang besar seperti investasi ini berlalu begitu saja,” pungkasnya.

Selain aktif di bidang sosial, Didik juga dikenal sebagai pengusaha sukses melalui Batik Tulis Canteng Koneng, yang kini telah menembus pasar global. Kesuksesannya di industri kreatif menjadi inspirasi untuk mendorong sektor lain di Sumenep, termasuk perikanan, agar lebih kompetitif di era modern. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Penuh Senyum, Babinsa Koramil 08/0827 Ganding Komsos Bersama Warga Binaan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU