JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Dalam atmosfer yang sarat dengan semangat kebangsaan, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan, Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi atas Hari Lahir (Harlah) ke-65 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang diperingati setiap 17 April.
Tampil elegan dalam balutan busana adat bernuansa merah dan perak, dengan latar langit kemerahan yang menggambarkan kobaran semangat juang, Nia Kurnia menyuarakan pesan kuat: pentingnya peran pemuda dalam membangun peradaban dan menata masa depan bangsa.
“Generasi Hebat, Penggerak Perubahan” bukan sekadar tema, tegas Nia. “Ini adalah panggilan zaman. PMII telah, sedang, dan akan terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan, kebhinekaan, serta kemajuan masyarakat,” kata Nia Kurnia Fauzi dalam pernyataan tertulis, Kamis (17/04/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai satu-satunya legislator perempuan dari Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sumenep, Nia dikenal vokal memperjuangkan isu-isu keadilan sosial dan pemberdayaan pemuda. Menurutnya, kontribusi PMII dalam sejarah demokrasi Indonesia tidak bisa direduksi. Ia bahkan menyebut organisasi ini sebagai “rahim peradaban progresif” yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa dari masa ke masa.
Pamflet digital yang ia unggah di berbagai platform media sosial pun viral. Dengan tagline: “Dari Sumenep, Kita Gaungkan Perubahan. Dari PMII, Kita Genggam Masa Depan Indonesia”, Nia menegaskan komitmennya untuk membawa semangat perubahan dari level lokal menuju nasional.
“Idealisme, intelektualitas, dan keberpihakan pada rakyat kecil harus terus menjadi karakter kader-kader PMII di era sekarang. Sebab masa depan bangsa sangat bergantung pada keberanian generasi muda untuk bersikap dan bertindak,” ujar istri Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten.
Nia menilai, di usia yang ke-65, PMII semakin menunjukkan kematangan dan relevansinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional.
“Saya pribadi dan sebagai wakil rakyat, mendukung penuh langkah-langkah PMII sebagai mitra kritis dan solutif pemerintah, baik dalam kebijakan sosial, pendidikan, maupun demokrasi,” tandasnya.
Di tengah dinamika politik dan sosial yang sedang melanda banyak daerah, pesan ini menjadi oase yang menyegarkan. Sebuah ajakan dari Sumenep, untuk Indonesia yang lebih adil, setara, dan berdaulat disuarakan oleh sosok perempuan tangguh yang tak pernah lelah menyalakan obor perubahan. (REDJAVA****)










