Achmad Fauzi Komitmen Jaga Keberagaman Umat Beragama di Sumenep Madura

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon FAHAM Saat Debat Publik sesi terakhir

Paslon FAHAM Saat Debat Publik sesi terakhir

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep, yang terletak di ujung timur Pulau Madura, dikenal dengan keberagaman budaya dan agama yang khas. Di tengah keragaman tersebut, Achmad Fauzi, berhasil membangun komitmen kuat untuk menjaga harmonisasi antara umat beragama di wilayahnya.

Fauzi mengatakan, Sumenep memiliki keberagaman agama yang cukup tinggi, dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, namun terdapat pula pemeluk agama Kristen, Hindu, dan Budha.

Baca Juga :  Ulama Terkemuka di Sumenep Serukan Perdamaian, Dukung Program Strategis Bupati Terpilih

Fauzi menyadari bahwa sebagai pemimpin, ia memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi semua umat beragama.

Salah satu langkah yang diambilnya adalah dengan membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Ini adalah cara kami untuk menjaga dan merawat keberagaman itu,” ujar Achmad Fauzi dalam debat publik ketiga di Uniba Madura, Rabu (20/11/2024).

Selain itu, dalam menjaga kerukunan beragam di kota keris ini dengan cara melibatkan seluruh kelompok dalam pagelaran festival budaya. Tidak membedakan atanta yang mayoritas maupun minoritas.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Siap Buka STIP di Kabupaten Sumenep

Melalui kegiatan tersebut, Fauzi berharap dapat mempererat hubungan antar umat beragama dan mengurangi potensi konflik yang mungkin timbul akibat ketidaktahuan atau prasangka antar kelompok.

“Kami komitmen apa yang sudah menjadi warisan toleransi yang tercipta ratusan tahun lalu akan terus kami jaga dan rawat. Terbukti sejak ratusan tahun sampai sekarang Sumenep aman dan damai,” ujar Fauzi.

“Dengan ini, tercipta suasana yang harmonis dan penuh toleransi di Sumenep,” tambahnya.

Langkah-langkah yang diambilnya menjadi contoh nyata bahwa keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekuatan yang dapat membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat (REDJAVA****)

Baca Juga :  Agustus 2024, Sumenep Alami Inflasi Year On Year 3.29% dan IHK 108.67

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan
Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya
Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep
Program Nasi Bungturat KBS Sumenep, Wujud Kepedulian Lewat Jum’at Berkah
Pertemuan Rutin DWP Bappeda Sumenep Disulap Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Anggota
Bersihkan dari Halinar, Rutan Sumenep Geledah Kamar dan Tes Urine Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:26 WIB

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:13 WIB

Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:42 WIB

89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep

Berita Terbaru