Ketum FRN : Masalah Di Martasari Pasangkayu Hanya Persoalan Lahan Diduga Direbut Perusahaan

- Redaksi

Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum FRN Saat Menemui Masyarakat

Ketum FRN Saat Menemui Masyarakat

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kunjungan Ketua Umum Ribuan Wartawan Fast Respon Nusantara pendamping counter opini Polri ke perbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, di daerah Lalundu Donggala dan Martasari Pasangkayu, keluhan masyarakat hanya persoalan lahan masyarakat yang dikuasai secara paksa oleh salah satu perusahaan, dengan kekuatan oknum anggota aparat.

“Setelah saya tiba di lokasi bersengketa, yang saya minta dulu Legal Standing pengakuan masyarakat soal hak kepemilikan tanah, ternyata sekitar 2000 berkas kepemilikan milik masyarakat,” tegas Ketum FRN Agus Flores.

Baca Juga :  Ketum FRN Agus Flores : Mudah Mudahan Tidak Ada Kemufakatan Jahat Batas Wilayah Donggala-Pasangkayu

Aguspun menerangkan, kepada media Sabtu (14/5) bahwa selain penyerahan berkas hak milik tanah, permasalahan lain terkait adanya putusan Mahkamah Agung 3130/K/ PDT/2015, bahwa kasasi dari Mahkamah Agung RI perusahaan PT Mamuang ditolak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang jasus ini tidak bisa di eksekusi, karena dalam putusan tersebut mengakui HGU 8000 milik PT Mamuang, sisanya bukan HGU PT Mamuang,” tegasnya.

Pengacara Hercules ini menyampaikan pula, perlu ditelusuri pula batasan wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat yang dikuasai PT Mamuang.

Baca Juga :  Mabes Polri Kawal Deportasi Mitsuhiro Taniguchi Sampai Diterima Polisi Jepang

“Diduga dikuatirkan wilayah Sulawesi Tengah diambil juga untuk investasi sawit dan di khawatirkan juga , HGU untuk wilayah Sulawesi Tengah tidak ada, karena putusan MA hanya 8000 hektar HGU PT Mamuang” tegasnya .

Aguspun berharap, persoalan nternal masyarakat dan perusahaan, pihak Kepolisian tidak ikut campur kedalam, hanya bersifat keamanan saja.

“Masyarakat disana masih trauma dengar namanya polisi, sehingga perlu hubungan polisi dan masyarakat diperbaiki,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolri Sangat Dekat Dengan Media Pers Dan Ormas

Agus Florespun menerangkan bahwa persoalan ini sudah sampai pembentukan satgas yang melibatkan Gubernur Sulbar dan Kapolda Sulbar dan seharusnya sudah selesai.

” Kita berdoa saja persoalan di Pasangkayu cepat klier,” tegasnya .

Aguspun menyampaikan persoalan perkembangan permasalahan di Margasari Pasangkayu di update tiap hari kepihak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

” Benar saya update terus perkembangan penanganan permasalahan masyarakat di martasari karena perjuangannya cukup lama,” tegasnya.(REDJAVA/FRN)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
Tag :

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU