Ketum FRN Agus Flores : Mudah Mudahan Tidak Ada Kemufakatan Jahat Batas Wilayah Donggala-Pasangkayu

- Redaksi

Minggu, 29 Mei 2022 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum FRN Agus Flores Bersama Advokat Sulteng

Ketum FRN Agus Flores Bersama Advokat Sulteng

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Seolah oleh Tuhan mengutus sosok anak muda putra Sulawesi Tengah yang berkiprah di Jakarta yang sekarang Ketum FRN (tindakan cepat), yang akan menelusuri dugaan mafia tanah atau adanya kemufakatan jahat yang terjadi di perbatasan Donggala Sulawesi Tengah dan Pasangkayu Sulawesi Barat .

Mengapa tidak dalam penelusuran Ketua Umum Fast Respon Nusantara Agus Flores Tompe, menemukan keanehan batas wilayah ditahun 1991 berubah total, dimana daerah Eks Dolo yang berubah Lalundu Sulawesi Tengah sebagian berubah menjadi wilayah daerah Pasangkayu.

Baca Juga :  148 Personil Gabungan Diturunkan Polres Sumenep Dalam Pengamanan Aksi Unras Aliansi BEM Sumenep

” Saya tau persis karena dari kecil saya sering diajak Papa Tua saya di perbatasan Lalundu ini, karena dulu banyak juga orang timur disini,” tegas Agus .

Aguspun masih menelusuri kesepakatan seperti apa? sehingga sebagian wilayah Sulawesi Tengah diambil alih Sulawesi Barat .

Agus mengatakan pula, Untuk mengukur dan mengetahui batas wilayah Lalundu Donggala Suleng dan Pasangkayu Sulbar, harus melibatkan Kemendagri, Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Kehutanan, agar bisa dipastikan batas wilayah kedua daerah tersebut.

Baca Juga :  Irwasum Mabes Polri Komjen Drs. Agung Budi Maryoto MSi Apresiasi Pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Dan Peninjauan Vaksinasi Di Polresta Balerang

” Saya mau koordinasi dulu dengan mereka, siapa tau ada dugaan kemufakatan jahat, baru aku lakukan pelaporan, karena cukup besar juga wilayah Sulawesi Tengah diambil oleh Wilayah Sulawesi Barat, ” tegas Putra Tompe ini .

Dan Agus berharap mudah-mudahan tidak ada kemufakatan jahat batas wilayah Donggala-Pasangkayu (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan
Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong
Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi
HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan
Pengajian Maulid Nabi di Raas Dipadati Warga, Jadi Momentum Kebersamaan dan Penutupan KKN
Polsek Pasongsongan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu, Operasi Tumpas Semeru 2026 Berbuah Penindakan
HUT RI ke-81, Warga BTN Sumenep Kobarkan Api Persaudaraan Lewat Pawai dan Gotong Royong
Tag :

BERITA TERKAIT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:24 WIB

HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan

BERITA TERBARU