JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, mencatat Pada September 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Sumenep sebesar 2,45 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,58.
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,31 persen
“Dari beberapa tersebut masih ada yang lain lagi, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,11 persen,” kata Kepala BPS Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi. Senin (07/10/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kelompok itu adalah.kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,79 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,07 persen; kelompok transportasi sebesar 0,99 persen,
Sedangkan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,41 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,75 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,62 persen.
Dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,07 persen. Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun sebesar 0,22 persen.
“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Sumenep bulan September 2024 masing-masing sebesar 0,08 persen dan 0,92 persen,” pungkas Joko Santoso, SE, MSi. (REDJAVA****)









