Seiring Berakhirnya Status Pandemi Covid-19, Rutan Sumenep Hentikan Program Asimilasi di Rumah

- Redaksi

Rabu, 5 Juli 2023 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karutan Sumenep, Ridwan Susilo, Amd IP, MM Saat Memberikan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Karutan Sumenep, Ridwan Susilo, Amd IP, MM Saat Memberikan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemberian asimilasi kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dihentikan oleh Pemerintah. Hal itu seiring berakhirnya status pandemi Covid-19 melanda di Indonesia sejak dua tahun terakhir.

Atas penghentian program asimilasi oleh Pemerintah itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep Kemenkumham Jatim, Ridwan Susilo, Amd IP, MM memberikan sosialisasi serta arahan kepada semua warga binaan pemasyarakatan.

Baca Juga :  Hubungan Gelap Dinsos dan Kades Padangdangan Korbankan Masyarakat Sumenep

“Program asimilasi dihentikan oleh Pemerintah, namun saudara-saudara sekalian tidak perlu resah karena program integrasi lainnya seperti PB, CB, CMB masih kita bisa dapat,” kata Karutan Sumenep Ridwan Susilo Amd IP, MM. Rabu (05/07/2023).

Lebih lanjut Karutan Sumenep Ridwan Susilo, Amd IP, MM menuturkan terkait peniadaan program tersebut oleh Rutan Sumenep sebagai tindak lanjut atas surat edaran dari Dirjenpas, nomor PAS-PK.05.09.1091.

“Terkait penghentian pemberian asimilasi dirumah kepada narapidana dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Karutan Kelas IIB Sumenep, Ridwan Susilo, Amd IP, MM menyebut bahwa pihaknya hanya sebatas melaksanakan tindak lanjut atas surat edaran Dirjenpas.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Bersama Bulog Gelar Pasar Murah Ramadan, Jaga Stabilitas Harga dan Pastikan Stok Aman

“Ini upaya Pemerintah untuk mengurangi kepadatan dan menekan resiko penyebaran Covid-19 di dalam Rutan. Narapidana yang memenuhi syarat bukan serta merta dibebaskan melainkan hanya dirumahkan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU