Undang Ribuan Tukang Becak dan Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan, Wujud Kepedulian Bupati Fauzi Kepada Wong Cilik

- Redaksi

Rabu, 11 September 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Memberikan Sambutan Kepada Ribuan Tukang Becak di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (11/09/2024)

Bupati Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Memberikan Sambutan Kepada Ribuan Tukang Becak di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (11/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepedulian Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH kepada wong cilik sudah tidak diragukan lagi. Kali ini wujud kepeduliannya dengan mengundang ribuan tukang becak ke Pendopo Agung Keraton setempat, Rabu (11/09/2024).

Ribuan tukang becak nampak memadati acara silaturahmi bersama orang nomer wahid di Kota Keris di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Pada silaturahmi ini, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH juga secara langsung mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping itu, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sumenep itu juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta, kepada ahli waris dari salah seorang tukang becak yang telah meninggal dunia, Salamet Riyadi.

Baca Juga :  Menutup Gelaran PLN VCRR 2021 di Jawa Timur, PLN Sambung Listrik 1250 Keluarga Pra Sejahtera di Sumenep

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menyampaikan, JKM itu untuk memastikan kehidupan ahli waris tetap terjamin. Dan kini, penerima program BPJS Ketenagakerjaan khusus pekerja rentan di ujung timur pulau Garam Madura sudah tidak ada alias tercover semua.

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Fauzi untuk menjadikannya tidak adanya orang katagori miskin baru di Kabupaten ujung timur pulau Garam Madura.

Dirinya mengungkapkan, jika korban sudah tiga tahun mengikuti program itu lalu meninggal dunia dan meninggalkan anak yang masih sekolah, maka pendidikan ahli warisnya akan dicover oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kalau sudah tiga tahun, tukang becak kita ikutkan, misalnya terjadi meninggal, anaknya ditinggal berarti kan untuk pendidikannya susah, maka anaknya itu kita kasih beasiswa, untuk di sekolahkan. Misalnya SD ditinggal, Dari SD sampai SI kita biayai,” ungkapnya.

Demikian itu menurut dia menuturkan itu bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinannya dalam mensejahterkaan pekerja rentan, seperti nelayan, petani, tukang becak dan beberapa lainnya.

Baca Juga :  Turun Ke Sawah, Babinsa Koramil 0827/16 Gapura Bantu Petani Bersihkan Hama Rumput Padi

Lebih lanjut ia mengatakan, progam untuk pekerja rentan itu tetap dilakukan verifikasi data bagi calon penerima untuk memastikan tepat sasaran.

Dalam memastikan agar tepat sasaran, dilakukan koordinasi langsung dengan Pemerintah Desa (Pemdes) se Kabupaten Sumenep. Hasilnya koordinasi itu kemudian disinkronkan dengan data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jadi kita tidak sembarangan. Kita kroscek dulu datanya, kita kerjasama dengan Pemdes dan disinkronkan dengan DTKS,” tandasnya.

Hingga saat ini tercatat terdapat ribuan pekerja rentan di Kabupaten Sumenep yang ter-cover BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya nelayan sebanyak 1.780 orang, 2.274 petani, 1.984 tukang becak, tukang bangunan, ART, dan tukang ojek. Dengan premi besaran yang dibayarkan Rp16.800 perbulan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Deklarasi KLSS Lap Alap Timur Mantapkan Hati Sepenuh Jiwa untuk FAHAM

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU