Geruduk Kantor BPN Sumenep, Kolaborasi Aktivis Nurahmat SH dan Kades Kebunagunang Lantang Suarakan Aspirasi Masyarakat

Selasa, 23 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Aktivis Nurahmat SH Suara Lantang Suarakan Aspirasi Masyarakat

Saat Aktivis Nurahmat SH Suara Lantang Suarakan Aspirasi Masyarakat

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ratusan masyarakat menggeruduk Kantor BPN Jalan Payudan Barat Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 23/08/2022.

Dalam aksi tersebut, para orator memberikan pernyataan secara fulgar dan mempermalukan para oknum-oknum BPN di Kantor yang disebutnya sebagai sarang Mafia tanah.

“Padahal Kementerian Agraria Tata Ruang sedang bertransformasi. Kenapa BPN Sumenep masih ingin bermain main,” sebut orator aksi, Nurahmat SH

Bahkan secara tegas, Nurahmat SH mempertanyakan prosedur sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala BPN beberapa hari yang lalu.

“Prosedur seperti apa yang bapak Maksud…? Harus anda ketahui bahwa sudah banyak masyarakat yang dirugikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang bekerjasama dengan BPN ini,” tegas Nurahmat SH

Aktivis pergerakan tersebut juga meminta agar BPN Sumenep menggagalkan semua pengajuan yang diajukan oleh Yayasan Penembahan Sumolo. (YPS).

“Gagalkan semua pengajuan Yayasan Penembahan Sumolo (YPS) karena sudah banyak masyarakat yang dirugikan oleh ulah para oknum ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Motivasi Kerja Personel, Kapolda Jatim Kunjungi Ruang SPKT

Nurahmat SH menambahkan, mulai tahun 2009 sudah banyak masyarakat yang dirugikan oleh ulah oknum-oknum BPN ini.

“Tanah hak milik disertifikat menjadi milik negara Hak Pakek setelah itu dijual. Apakah boleh itu diprosedurkan..? tidak sampek 10 tahun kemudian dijual,” tutur Nurahmat SH

“Saya mohon kepada Kapala BPN Sumenep, Agus agar mengevaluasi kinerja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Nurahmat SH.

Sementara, Kades Kabunagung, Bustanul Affa SH, secara lantang turut menyuarakan aspirasi atas nama masyarakat dan warganya.

“Tanah Kodim saja mau di sertifikat apalagi tanah tanah masyarakat. Dan perlu saya jelaskan, Yayasan Penembahan Sumolo (YPS) bukan Penembahan Sumolo. Kalau boleh saya tanya Yayasan Penembahan Sumolo ini berdiri tahun berapa…? Jadi untuk mengklaim suatu objek lahan itu harus dibuktikan dengan bukti legalitas yang jelas,” jelasnya.

Bahkan ia menyebut bahwa Penembahan Sumolo sudah piawai melakukan aksi surat menyurat tatkala ada pergantian Komamdan Kodim bahkan Kapolres.

Baca Juga :  Buntut Kasus Kekerasan Jurnalis di Sumenep, Ketum Wakamindo dan Ketua DPW AWDI Jatim Bertemu

“Setiap pergantian Kapolres Bahkan Kodim, Yayasan Penembahan Sumolo ini memang sangat mahir dalam surat menyurat. Mereka selalu beralibi bahwa tanah yang ia klaim adalah tanah warisan. Ini pembodohan. Dan saya meminta agar ulah yayasan Penembahan Sumolo ini tidak berkelanjutan, saya mewakili Pemerintah Desa Kebunagung dan masyarakat Kabupaten Sumenep karena Penembahan Sumolo sudah melebihi porsi dan kapasitasnya,” beber Kades Bustanul Affa.

“Ingat, Pemerintah Desa Kebunagung memiliki data yang valid bukan data Ecek-Ecek berdasarkan surat wasiat yang masih alibi,” ulasnya.

Ia mencontohkan misalkan Bupati Sumenep memiliki yayasan, apakah tanah se-Kabupaten milik Bupati Fauzi.

‘Bahkan, jika Joko Widodo mendirikan yayasan apakah tanah se indonesia ini milik Jokowi. Ketahuilah bahwa Negara Republik Indonesia ini sudah bukan kerjaaan lagi,” katanya mengistilahkan.

Dengan penuh emosional, Kades teladan ini pun bersuara.

“Apakah pantas Taman Bunga mau disertifikat? Apakah pantas Masjid Jamik mau disertifikat ? Dan terlalu banyak tanah tanah percaton yang dikuasai oleh oknum Yayasan Penembahan Sumolo ini pak,” tandas Kades Bustanul Affa.

Baca Juga :  Berikut Kronologi Pria Paruh Baya Meninggal Dunia di Penampungan Air di Desa Pandian

Kemudian, Kepala BPN, Agus Purwanto merespon dengan berjanji akan melakukan diskusi dengan Pimpinnannya ihwal aspirasi yang disampaikan.

“Kami akan menindaklanjuti dan akan mengkomunikasikan dengan pimpinan kami diatas,” ujar dia dihadapan para pengunjuk rasa.

Hal itu pun direspon geram oleh masyarakat dan hanya meminta kepastian agar pengukuran yang mengatas namakan Penembahan Sumolo segera di gagalkan.

Setelah panjang lebar mengurai fakta melalui aspirasi, kemudian disepakati oleh Agus Purwanto bahwa akan digagalkan

Sehingga para perwakilan pun meminta ketua BPN tersebut tidak hanya sekedar kata namun harus membuat surat pernyataan dengan bermaterai.

Tak berselang lama, pihak perwakilan disuruh ke dalam untuk menjamin kesepakatan tertulis.

Sekedar informasi, dalam aksi tersebut, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, S.H.,S.I.K MH bersama Wakapolres dan jajarannya sigap mengamankan sehingga aksi demonstrasi berjalan kondusif dan tertib. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru