JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Akibat tingginya curah hujan disertai angin sebanyak 6 pohon tumbang di dalam area SDN Pangarangan V, Kamis (04/01/2024) sore.
Menurut Kepala SDN Pangarangan V, Mazani, SPd, pihaknya baru mengetahui jika pohon besar yang ada di dalam area sekolah pagi hari tumbang.
“Saya baru tahu kejadian pohon tumbang dari penjaga SD, ketika beliau membuka pintu gerbang sekolah,” kata Mazani, SPd. Jum’at (05/01/2024).
Lebih lanjut Mazani SPd menceritakan tumbangnya pohon itu selain akibat curah hujan disertai angin, diduga juga karena pohon tersebut sudah tua.
“Menurut informasi yang ada, pohon yang tumbang tersebut sudah berusia puluhan tahun,” ungkap Mazani SPd.
Ia menambahkan langka pertama yang kami lakukan adalah menyeterilkan area pohon tumbang dari semua siswa, agar tidak membahayakan para anak didik.
“Selanjutnya, kami menghubungi Call Center 112 untuk meminta bantuan agar pohon tumbang tersebut dapat segera dibersihkan,” imbuhnya.
Selang beberapa menit petugas dari BPBD Sumenep dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) datang ke lokasi untuk melakukan pemotongan pohon dan diangkut menggunakan truk milik DLH.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, dalam hal ini BPBD dan DLH Sumenep yang merespon cepat datang ke lokasi,” pungkasnya.
Dari pantauan awak media terlihat Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto (Kaos putih) tampak hadir dilokasi untuk menyaksikan langsung proses evakuasi pohon tumbang.
Selain itu dilokasi juga tampak terlihat pemotongan, pembersihan dan pembuangan 6 pohon besar yang tumbang dilakukan sejak pagi hari Jum’at (05/01/2024).
Kemudian dilanjutkan di hari kedua tepatnya hari Sabtu (06/01/2024), dipimpin langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Arif Susanto. (REDJAVA****)












