Ketua Umum PBNU Gus Yahya “NU Turut Serta Bangun Peradaban Islam di Kancah Global”

Sabtu, 5 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU Gus Yahya S Staquf

Ketua Umum PBNU Gus Yahya S Staquf

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP. Simposium peradaban NU yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur turut menghadirkan KH Yahya Cholil Tsaquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pada kegiatan yang digelar di PWNU Jatim di Keraton Sumenep, Sabtu (05 Maret 2022) itu Gus Yahya menyampaikan pandangannya terkait NU di Tengah Peradaban Global Multi Polar.

Gus Yahya mengatakan jika peradaban merupakan suatu komposisi dari beberapa elemen yang kompleks seperti nilai-nilai, budaya, sampai kepada tatanan sosial politik yang mengatur tatanan kehidupan masyarakat.

“Oleh sebab itu, dalam bahasa Inggris peradaban disebut civilization karena menyangkut sipil yang artinya masyarakat,” katanya.

Peradaban Islam sendiri menurut Gus Yahya sudah terbangun sejak zaman Rasulullah. Karena Rasulullah memiliki visi untuk membangun peradaban dari wahyu-wahyu yang disampaikan kepada manusia.

“Maka ketika Rasul melaksanakan perjuangan dalam bergulat memikul risalah kita akan menyaksikan bahwa seluruh perjuangannya sesungguhnya adalah merintis suatu peradaban. Karena tidak hanya memperkenalkan nilai-nilai tapi juga membangun struktur masyarakat agar dapat diterapkan di kehidupan masyarakat itu sendiri,” terangnya.

Setelah zaman Rasulullah, peradaban Islam sempat mentereng saat zaman Turki Utsmani namun akhirnya jatuh pada Perang Dunia I setelah perang melawan Eropa yang mengakibatkan umat Islam merasakan kebimbangan yang sangat mendalam.

“Merespons hal tersebut, KH Wahab Hasbullah yang sempat berada di Mekkah saat ketegangan terjadi merasakan betul dinamika yang terjadi pada umat Islam. Sehingga Kiai Wahab bersikeras untuk membuat Komite Hijaz dengan tujuan mengetahui kemampuan Kerajaan Saudi dalam menggantikan Turki Utsmani,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya menambahkan, sepulang dari Mekkah Kiai Wahab mengusulkan kepada gurunya yaitu KH Hasyim Asy’ari untuk mendirikan organisasi baru yang menghimpun para ulama karena Kerajaan Saudi tidak punya kapasitas menggantikan kosntruksi peradaban Turki Utsmani.

“Jika tidak ada yang menggantikan, seluruh umat Islam akan mengalami kebingungan peradaban. Dalam keadaan yang bingung ini, tidak ada yang lebih bertanggung jawab untuk memberikan jalan keluar selain ulama,” tambahnya.

Sehingga terbentuklah Nahdlatul Ulama yang merupakan organisasinya para ulama sebagai jawaban atas lahir kembali peradaban Islam.

“Itu sebabnya organisasi yang didirikan adalah organisasinya ulama yang diberi nama Nahdlatul Ulama dan gambarnya jagat karena yang bingung adalah orang sedunia. Maka mandat kita adalah mandat global,” pungkas Gus Yahya.(*)

Berita Terkait

Cerita Unik dan Menarik Ketua DPRD Sumenep: Retret yang Mengubah Segalanya
Respon Cepat Damkar Sumenep: Evakuasi Sarang Tawon Berbahaya dan Cegah Kebakaran Meluas
Gowes Bareng BKPSDM Sumenep, Kebersamaan Pegawai Makin Solid
Detik-Detik Direktur RSUDMA Sumenep Tinjau UGD, Pasien Tak Tertolong, Direktur Sampaikan Ini
Retreat Kepemimpinan di Akmil Jadi Momentum Penyatuan Visi Pembangunan Daerah Ketua DPRD Sumenep
Disdik Sumenep Matangkan Pemetaan Jabatan Guru, Bidang GTK Gandeng BKPSDM dan Bagian Organisasi
Momentum Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdik Sumenep Gelar Lomba Line Dance Libatkan 59 Peserta
Turun Langsung Keliling Ruang Perawatan, Direktur RSUDMA Sumenep Sapa dan Pantau Kondisi Pasien

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:54 WIB

Cerita Unik dan Menarik Ketua DPRD Sumenep: Retret yang Mengubah Segalanya

Sabtu, 18 April 2026 - 18:01 WIB

Respon Cepat Damkar Sumenep: Evakuasi Sarang Tawon Berbahaya dan Cegah Kebakaran Meluas

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55 WIB

Gowes Bareng BKPSDM Sumenep, Kebersamaan Pegawai Makin Solid

Sabtu, 18 April 2026 - 15:39 WIB

Detik-Detik Direktur RSUDMA Sumenep Tinjau UGD, Pasien Tak Tertolong, Direktur Sampaikan Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 15:21 WIB

Retreat Kepemimpinan di Akmil Jadi Momentum Penyatuan Visi Pembangunan Daerah Ketua DPRD Sumenep

Berita Terbaru

Kepala BKPSDM Sumenep, Ir. H. Benny Irawan

Birokrasi

Gowes Bareng BKPSDM Sumenep, Kebersamaan Pegawai Makin Solid

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:55 WIB