JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lebih dari 700 alumni Pondok Pesantren Mathlabul Ulum dari berbagai kota di Indonesia tumplek blek dalam momentum Reuni Akbar yang digelar Ikatan Keluarga Mathlabul Ulum (IKMU) pada Jumat, 27 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung di kompleks pesantren di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep ini menjadi ajang sakral untuk menyambung silaturahmi, merajut kembali memori masa mondok, sekaligus memperkokoh barisan alumni di tengah arus zaman.
Acara yang dimulai sejak pagi itu diisi dengan beragam kegiatan bernuansa religius dan kebersamaan. Mulai dari tahlil bersama untuk para masyayikh dan alumni yang telah wafat, pemutaran video dokumenter sejarah pondok, hingga forum dialog terbuka antaralumni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak ketinggalan, momen strategis penetapan pengurus harian IKMU juga dilakukan, yang kali ini mempercayakan tongkat kepemimpinan kepada Sahrul Ardiansyah sebagai Ketua IKMU periode mendatang.
“Kami sangat bersyukur atas antusiasme yang luar biasa dari para alumni. Ini menandakan bahwa semangat kealumnian Mathlabul Ulum tetap terpatri kuat di hati masing-masing,” ungkap Sahrul dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi kerja kolektif panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya reuni dengan lancar dan penuh kehangatan.
Puncak acara diisi pengarahan langsung dari Pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum, K.H. Imam Hodri TF, yang tampil dengan gaya khasnya hangat namun sarat makna. Dalam nasihatnya, beliau menegaskan pentingnya menjaga ikatan batin dan komitmen alumni terhadap almamater.
“Jangan sampai ikatan ini hanya seremonial. Reuni seperti ini harus menjadi bahan bakar untuk membangun jejaring, berkontribusi nyata bagi kemajuan pondok, dan memperkuat posisi alumni di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, KH Imam Hodri TF juga menitipkan pesan spiritual kepada para alumni agar tidak melupakan keberkahan doa orang tua, khususnya ibu, dalam setiap langkah kehidupan mereka.
“Ingat, keberhasilan kita hari ini tidak lepas dari doa ibu yang tak pernah lelah mendoakan anaknya, termasuk ketika kalian masih nyantri di pondok ini,” tutupnya.
Reuni ini juga dimaknai sebagai simbol kebangkitan alumni dalam memperkuat peran sosial dan dakwah di wilayah masing-masing. Para alumni, yang kini tersebar di berbagai bidang mulai dari pendidik, tokoh agama, birokrat, hingga pengusaha berkomitmen menjadikan IKMU sebagai wadah strategis untuk saling mendukung dan memberi manfaat luas.
Sebagai penutup, para alumni melaksanakan Salat Jumat berjamaah di masjid pondok, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian acara. Namun bagi banyak alumni, reuni ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah-langkah besar ke depan. (REDJAVA****)









