Komisi IV DPRD Sumenep Desak Pengawasan Ketat PKBM Bermasalah, DPKS Akui Banyak yang Fiktif

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Komisi IV Ramzi

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Komisi IV Ramzi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), menyusul laporan adanya lembaga pendidikan nonformal yang diduga fiktif dan tak menjalankan kegiatan belajar secara nyata.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Moh Ramzi, menilai keberadaan PKBM tak boleh sekadar menjadi formalitas administratif. Ia mengaku menerima banyak aduan masyarakat terkait sejumlah PKBM yang hanya eksis di atas kertas.

“Banyak laporan yang kami terima menyebutkan bahwa sejumlah PKBM hanya ada di atas kertas. Ini jelas mencederai tujuan pendidikan alternatif, terutama bagi masyarakat yang tidak terakomodasi di jalur formal,” kata Ramzi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramzi juga menyinggung lemahnya koordinasi lintas lembaga sebagai penyebab berbagai persoalan di sektor pendidikan. Ia mendorong DPKS untuk segera menjalin komunikasi intensif dengan Komisi IV guna merumuskan langkah korektif, termasuk mengurai problem pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di jenjang formal.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Gelar Doa Bersama, Buka Bantuan untuk Korban Al Khoziny & Gempa Sapudi

Menanggapi hal itu, Ketua DPKS Sumenep, Mulyadi, mengakui telah melakukan pembinaan terhadap PKBM sejak 2022. Ia mengungkap, dari hasil pemantauan lapangan, ditemukan sejumlah lembaga yang hanya mencantumkan nama tanpa menyelenggarakan proses pembelajaran yang sah.

“Kami sudah turun langsung dan menemukan banyak lembaga yang hanya mencantumkan nama tanpa ada kegiatan. Kami juga telah memanggil Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti temuan itu,” ujar Mulyadi, Jum’at (23/05/2025).

Namun, Mulyadi menekankan bahwa penindakan terhadap PKBM bermasalah tidaklah mudah. Sebagian besar lembaga tersebut telah memenuhi syarat administratif, tetapi tidak menjalankan kewajiban substansial sebagai institusi pendidikan.

“Kami butuh dukungan lintas sektor, termasuk penguatan regulasi di tingkat daerah, agar kami tidak hanya sebatas memberi rekomendasi tanpa daya eksekusi,” ucapnya.

Sebagai langkah konkret, DPKS tengah menyusun kerangka evaluasi berkala terhadap PKBM yang masih aktif. Evaluasi tersebut mencakup verifikasi kegiatan belajar, kehadiran tutor, serta keterlibatan warga belajar.

“Kami ingin memastikan PKBM benar-benar menjadi solusi, bukan justru menjadi celah penyalahgunaan anggaran,” tutup Mulyadi. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU