Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumenep Petakan Kekuatan UMKM hingga Pariwisata

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep Handoyo Wijoyo

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep Handoyo Wijoyo

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep resmi menggelar Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dimulai sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun ini menjadi langkah strategis dalam memotret kondisi riil dunia usaha, sekaligus memperkuat fondasi kebijakan ekonomi daerah.

Kepala BPS Sumenep, Hondoyo Wijoyo menegaskan, pelaksanaan sensus kali ini merupakan yang kelima sejak pertama kali digelar pada 1996.

Mengusung tema “Mencatat Ekonomi Indonesia”, kegiatan ini dirancang untuk menangkap dinamika seluruh sektor usaha secara menyeluruh.

“Sensus ini merupakan agenda nasional sepuluh tahunan yang bertujuan memotret perkembangan dunia usaha secara utuh, termasuk di Kabupaten Sumenep,” ujar Hondoyo Wijoyo dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Selasa (05/05/2025)

Baca Juga :  Kompak Dan Solid Diterapkan Babinsa 0827/14 Batang-Batang Kepada Warganya Binaannya

Ia menjelaskan, pendataan SE 2026 mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, industri, jasa, hingga pariwisata, ekonomi kreatif, dan perikanan yang menjadi kekuatan khas daerah kepulauan tersebut.

“Kami memastikan seluruh sektor usaha terdata dengan baik, sehingga tidak ada potensi ekonomi yang terlewatkan dalam proses pendataan ini,” tegasnya.

Lebih dari sekadar kegiatan statistik, Hondoyo menyebut sensus ini sebagai investasi informasi jangka panjang.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Data yang dihasilkan akan menjadi basis penting dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, hingga evaluasi program ekonomi yang sudah berjalan,” jelas Kepala BPS Hondoyo Wijoyo.

Tak hanya bagi pemerintah, manfaat sensus ini juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha.

Baca Juga :  Dalam Aksi Unras Aliansi Sumenep Forum, Polres Sumenep Terjunkan 70 Personil Gabungan

Data yang akurat dinilai mampu membantu pengusaha dalam membaca peluang pasar dan menentukan strategi bisnis yang lebih adaptif.

“Kami berharap hasil sensus ini juga dimanfaatkan pelaku usaha sebagai referensi dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih terukur dan kompetitif,” pungkasnya.

BPS Sumenep pun menaruh harapan besar agar SE 2026 mampu mengungkap potensi unggulan daerah, terutama sektor UMKM, pariwisata, dan perikanan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Untuk itu, partisipasi aktif masyarakat, khususnya para pelaku usaha, menjadi kunci keberhasilan sensus ini.

Baca Juga :  Gelar Raker Bupati Bersama Camat, Kades dan Pendamping Desa, Bupati Sumenep : Pengelolaan DD Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

BPS mengajak seluruh pihak untuk memberikan data yang jujur, akurat, dan lengkap kepada petugas di lapangan.

Sebagai informasi, pelaksanaan SE 2026 dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pendataan mandiri untuk usaha besar dan menengah yang berlangsung pada 1 hingga 15 Mei 2026.

Selanjutnya, tahap kedua dilakukan melalui metode door to door untuk rumah tangga dan pelaku UMKM pada 16 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dengan pelaksanaan sensus yang komprehensif, Sumenep diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu penggerak ekonomi di wilayah Madura, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di masa mendatang. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Abdul Wasid Tegaskan Pendidikan Karakter dan Adab Kunci Masa Depan Generasi Muda
Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Pemkab Sumenep Siapkan Pelayanan Maksimal
Pelepasan Maganghub Batch 3 di Rutan Sumenep, Tinggalkan Jejak Dedikasi dan Semangat Generasi Muda
Di Tengah Laju Kendaraan dan Kesibukan Kota, KBS Sumenep Hadirkan Kehangatan Lewat 87 Bungkus Nasi Bungturat
Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang
Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat
Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:11 WIB

Abdul Wasid Tegaskan Pendidikan Karakter dan Adab Kunci Masa Depan Generasi Muda

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Pemkab Sumenep Siapkan Pelayanan Maksimal

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:20 WIB

Pelepasan Maganghub Batch 3 di Rutan Sumenep, Tinggalkan Jejak Dedikasi dan Semangat Generasi Muda

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:44 WIB

Di Tengah Laju Kendaraan dan Kesibukan Kota, KBS Sumenep Hadirkan Kehangatan Lewat 87 Bungkus Nasi Bungturat

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang

Berita Terbaru