Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gerakan Banteng Sakera Nahdliyin memulai langkahnya dengan cara yang sarat makna: ziarah kebangsaan. Bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi sebuah deklarasi nilai bahwa perjuangan harus berakar pada doa, adab, dan penghormatan terhadap para pendahulu bangsa.

Rangkaian ziarah itu menyasar dua titik penting dalam sejarah Indonesia. Pertama, makam Presiden pertama RI, Soekarno di Blitar. Kedua, kawasan makam salah satu waliyullah penyebar Islam di Nusantara, Sunan Ampel di Surabaya.

Puluhan pemuda dan anggota Banteng Sakera Nahdliyin mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmat. Di tengah lantunan doa dan tawasul, mereka tidak hanya berziarah, tetapi juga melakukan refleksi mendalam atas jejak perjuangan ulama dan para pendiri bangsa.

Koordinator Banteng Sakera Nahdliyin, Gus Huda, menegaskan bahwa sejarah Islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran ulama, pesantren, serta para wali yang menyebarkan dakwah dengan pendekatan budaya dan kebangsaan.

“Ziarah ini menjadi pengingat kuat bahwa perjuangan Islam di Indonesia dibangun melalui dakwah yang santun, persatuan, dan akhlak. Para ulama serta waliyullah telah memberi teladan bagaimana menjaga agama sekaligus menjaga bangsa,” kata Gus Huda disela-sela kegiatan kepada media ini, Senin (04/05/2026).

Sementara itu, Ketua Banteng Sakera Nahdliyin, Maryono, menekankan pentingnya menanamkan kembali semangat nasionalisme kepada generasi muda.

Baca Juga :  Mahkamah Konstitusi Tolak Seluruh Gugatan Uji Materiil UU Pers No.40

Ia menyebut, perjuangan Soekarno dan para tokoh bangsa harus terus menjadi inspirasi dalam menjaga keutuhan Indonesia.

“Kami ingin gerakan ini lahir dari doa, adab, dan penghormatan kepada para pendahulu. Nasionalisme dan nilai keislaman tidak boleh dipisahkan keduanya harus berjalan seiring untuk membangun Indonesia yang kuat dan bermartabat,” tegasnya.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, Maryono menyebut ziarah ini sebagai fondasi awal perjalanan gerakan.

Baca Juga :  Berikut Sambutan Bupati Fauzi Saat Hadiri Maulid Nabi di Masjid Nurul Iman Desa Pakondang

“Ini bukan sekadar ziarah, tetapi ikhtiar membangun ruh perjuangan. Kami memulai langkah dengan doa, tawasul, dan penghormatan kepada ulama serta bapak bangsa,” tambah Maryono.

Diketahui, Banteng Sakera Nahdliyin merupakan wadah gerakan umat yang berkarakter pejuang berakar pada tradisi, berpihak kepada wong cilik, serta membawa semangat keberanian dalam bingkai nilai Islam Nusantara.

Melalui ziarah kebangsaan ini, Banteng Sakera Nahdliyin berharap mampu menanamkan nilai spiritualitas, persatuan, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda, sekaligus meneguhkan bahwa perjuangan besar selalu dimulai dari ketulusan doa. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU