Revolusi Pajak Daerah! Bapenda Sumenep Andalkan ePAD, Transparan dan Anti Bocor

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bidang P3EPD (Pajak, Pungutan, dan Pengelolaan Pendapatan Daerah) Eko Sulistyo, S.Sos,

Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bidang P3EPD (Pajak, Pungutan, dan Pengelolaan Pendapatan Daerah) Eko Sulistyo, S.Sos,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep terus bergerak cepat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah pendampingan Elektronik Pajak Daerah (ePAD) terhadap wajib pajak di sektor makanan-minuman, jasa perhotelan, hingga hiburan dan kesenian.

Kepala Bapenda melalui Kasubid Pengendalian dan Evaluasi Bidang P3EPD (Pajak, Pungutan, dan Pengelolaan Pendapatan Daerah) Eko Sulistyo, S.Sos, menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan sistem aplikasi ePAD berjalan maksimal di lapangan.

Baca Juga :  EROTICA PERMAISURI

“Pendampingan ePAD adalah bukti komitmen Bapenda Sumenep untuk menghadirkan tata kelola pajak yang transparan, modern, dan akuntabel. Dengan aplikasi ini, setiap transaksi yang dikenakan pajak akan langsung tercatat secara elektronik, sehingga potensi kebocoran bisa ditekan seminimal mungkin,” jelas Eko Sulistyo, Selasa (23/9/2025).

Menurut Eko, pelaksanaan pendampingan dilakukan selama empat hari dengan melibatkan tiga tim khusus yang diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka mendampingi wajib pajak untuk memastikan aplikasi ePAD terpasang dan berjalan lancar, sekaligus memberikan edukasi terkait tata cara pelaporan.

“Tiga tim ini tidak hanya mengawasi, tetapi juga memberikan bimbingan teknis. Kami ingin wajib pajak merasa terbantu, bukan terbebani. Dengan begitu, kepatuhan akan tumbuh secara alami,” imbuhnya.

Lebih jauh, Eko menyebut bahwa penerapan aplikasi ePAD akan menjadi fondasi penting dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. Pajak yang terkelola baik akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program kesejahteraan.

“Pajak daerah bukan sekadar kewajiban, melainkan gotong royong seluruh elemen masyarakat untuk membangun Sumenep. Dengan ePAD, semua lebih transparan, lebih adil, dan lebih bermanfaat,” pungkas Eko. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru