29 Kepala MTs se-Kecamatan Bluto Hadiri Sosialisasi PKKM 2025, Fathor Arifin Beberkan Empat Komponen Penilaian

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

29 Kepala MTs se-Kecamatan Bluto Hadiri Sosialisasi PKKM 2025, Fathor Arifin Beberkan Empat Komponen Penilaian

29 Kepala MTs se-Kecamatan Bluto Hadiri Sosialisasi PKKM 2025, Fathor Arifin Beberkan Empat Komponen Penilaian

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEPDunia pendidikan madrasah di Kabupaten Sumenep kembali mencatat peristiwa penting. Pada Sabtu, 6 September 2025, sebanyak 29 Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kecamatan Bluto berkumpul dalam agenda besar bertajuk Sosialisasi Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025.

Kegiatan ini bertempat di MTs Raudlatul Ulum, Desa Palongan, Kecamatan Bluto, dan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat. Kehadiran dua pengawas bina, yakni Fathor Arifin, M.Pd. dan Hidayah, S.Pd., MM., menjadi magnet tersendiri. Pasalnya, PKKM tahun ini bukan hanya rutinitas penilaian, melainkan instrumen untuk mengukur kualitas kepemimpinan madrasah yang dituntut semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Fathor Arifin menegaskan bahwa PKKM memiliki posisi vital untuk menilai sejauh mana kepala madrasah mampu mengelola lembaga yang dipimpinnya dengan standar profesionalisme yang tinggi.

“PKKM bukan sekadar agenda administratif. Ini adalah cermin sejauh mana kepala madrasah mampu menjawab tantangan zaman, mengelola lembaga dengan visi besar, serta menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan Islam. Jangan sampai jabatan kepala madrasah hanya sebatas simbol, melainkan harus memberi dampak nyata bagi guru, siswa, hingga masyarakat,” ujarnya.

Adapun empat komponen utama penilaian yang menjadi titik tekan PKKM 2025 meliputi:

1. Usaha pengembangan madrasah

2. Tugas manajerial kepala madrasah

3. Pengembangan kewirausahaan

4. Pelaksanaan supervisi tenaga kependidikan (tendik)

Komponen-komponen tersebut, menurut Fathor Arifin, merupakan barometer penting yang akan menjadi dasar evaluasi. Penilaian rencananya berlangsung dalam rentang waktu September hingga November 2025 dengan pendekatan menyeluruh.

“Empat aspek ini bukan sekadar formalitas. Pengembangan madrasah adalah ukuran kreativitas, tugas manajerial menunjukkan kepemimpinan, kewirausahaan membuktikan inovasi, dan supervisi tendik menandakan sejauh mana kepala madrasah memperhatikan kualitas guru serta tenaga kependidikan. Semuanya akan dinilai secara objektif,” jelasnya.

Sosialisasi ini mendapat perhatian besar dari para kepala MTs yang hadir. Mereka mengikuti dengan antusias, bahkan aktif berdiskusi mengenai strategi terbaik untuk memenuhi indikator penilaian. Kehadiran 29 kepala madrasah se-Kecamatan Bluto menjadi bukti nyata bahwa komitmen terhadap mutu pendidikan semakin menguat.

Baca Juga :  Eksekusi Tanah dan Bangunan di Sumenep Berlangsung Kondusif, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Menurut Fathor Arifin, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Madrasah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama, tetapi harus mampu berinovasi dan menghadirkan program-program kreatif.

“Kepala madrasah harus menjadi pemimpin visioner. Madrasah dituntut tidak hanya mencetak generasi yang berilmu, tetapi juga berkarakter, mandiri, serta siap menghadapi perubahan global. Semua itu berawal dari kualitas kepemimpinan kepala madrasah. Karena itu, PKKM adalah momentum untuk introspeksi sekaligus akselerasi,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya sosialisasi PKKM 2025 ini, publik Sumenep menaruh harapan besar lahirnya para kepala madrasah yang bukan hanya piawai dalam mengelola administrasi, tetapi juga mampu menorehkan prestasi, menghadirkan inovasi, serta membawa madrasah menjadi pusat unggulan pendidikan Islam yang berdaya saing tinggi di masa depan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Warga Gapura Timur Swadaya Perbaiki Jembatan Rusak, Pemerintah Desa Dinilai Lamban Tanggap

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERBARU