21 Hari Menuju Ramadhan 1446 H: Umat Islam Bersiap Sambut Bulan Suci

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah

Pamflet Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Hanya dalam hitungan hari, umat Islam di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), awal bulan Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar menjelang awal Ramadhan.

Menjelang bulan suci, masyarakat mulai melakukan berbagai persiapan, baik secara spiritual maupun material. Suasana menyambut Ramadhan semakin terasa di berbagai daerah. Masjid dan musala mulai ramai dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, doa bersama, serta kerja bakti membersihkan tempat ibadah. Pengurus masjid juga bersiap menyusun jadwal salat tarawih dan kajian Islam yang akan berlangsung selama bulan puasa.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tanam Pohon Mangga bersama Para Petani

Selain itu, banyak umat Islam yang memanfaatkan 15 hari terakhir sebelum Ramadhan untuk memperbanyak ibadah sunnah. Puasa sunnah di bulan Sya’ban menjadi amalan yang semakin digalakkan, sebagai bentuk latihan fisik dan mental sebelum menghadapi puasa sebulan penuh. Tradisi saling memaafkan di antara keluarga, sahabat, dan kerabat juga mulai dilakukan sebagai bentuk penyucian diri sebelum menjalani ibadah puasa.

Di sektor ekonomi, pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan mulai mengalami peningkatan aktivitas. Para pedagang mulai menyesuaikan stok kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, daging, serta berbagai bahan makanan yang biasanya banyak dikonsumsi selama Ramadhan. Harga sejumlah kebutuhan pokok pun mulai menunjukkan tren kenaikan akibat meningkatnya permintaan.

Baca Juga :  Pengawas Koperasi Ahli Muda Diskop UKM Perindag Sumenep Paparkan Nilai Inklusif Koperasi Merah Putih di Desa Talaga

Di Sumenep, sejumlah pedagang takjil dan makanan khas Ramadhan mulai bersiap untuk menghadapi lonjakan permintaan saat bulan puasa tiba. Pasar tradisional, swalayan, hingga warung makanan mulai menyesuaikan stok untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

Di berbagai daerah, tradisi menyambut bulan Ramadhan masih terus dilestarikan. Di Sumenep, masyarakat masih mempertahankan tradisi nyadran, yakni berziarah ke makam keluarga sebelum Ramadhan tiba. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, sekaligus momen introspeksi diri sebelum memasuki bulan penuh ampunan.

Selain nyadran, beberapa desa juga menggelar doa bersama dan barzanji sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan. Beberapa warga bahkan mulai memasang lampu hias di masjid dan rumah mereka sebagai simbol penyambutan bulan penuh cahaya ini.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH Berikan Wejangan Kepada Peserta KPDK Kwarda Pramuka Jatim Zona II Sumenep

Dengan semakin dekatnya bulan suci Ramadhan, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi ibadah maupun kehidupan sosial. Ramadhan bukan sekadar tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk meningkatkan ketakwaan, berbagi dengan sesama, serta memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh umat Islam dan menjadikan setiap individu lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru