Zamrud Khan Desak Pengusutan Tuntas Jaringan 52 Kg Sabu di Masalembu

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur P2NOT Jatim Zamrud Khan Saat Gelar Konferensi Pers di Cafe Ayoka, Rabu (04/06/2025)

Direktur P2NOT Jatim Zamrud Khan Saat Gelar Konferensi Pers di Cafe Ayoka, Rabu (04/06/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Direktur Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (P2NOT), Zamrud Khan, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara menyeluruh penemuan 52 kilogram sabu-sabu di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dirinya menilai kasus ini berpotensi melibatkan jaringan narkotika berskala besar, bahkan internasional.

“Perlu ditelusuri apakah sindikat ini berskala internasional atau lintas provinsi. Pengungkapan jaringan harus dilakukan secara tuntas,” kata Zamrud saat konferensi pers di Cafe Ayoka, Rabu (4/6/2025).

Zamrud menegaskan, kejahatan narkotika dengan jumlah sebesar itu masuk dalam kategori extraordinary crime atau kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu, penanganannya pun harus dilakukan dengan strategi luar biasa, tidak bisa bersifat biasa-biasa saja.

Baca Juga :  Dibalik Jabatan Kadus, AF Menjadi Tersangka Curanmor Lagi!

Adik kandung lawyer kawakan Azzam Khan menyerukan sinergi lintas institusi, mulai dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), hingga Mabes Polri untuk terlibat secara aktif dan terkoordinasi dalam pengusutan kasus ini.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman terhadap stabilitas sosial dan masa depan generasi muda. Peran aparat harus maksimal, terlebih jika ini memang bagian dari upaya merusak Jawa Timur, khususnya Madura,” tegasnya.

Menurutnya, modus penyelundupan narkotika saat ini terus berkembang dan semakin sulit dideteksi.

“Oleh karena itu, pendekatan penanganan kasus juga harus berinovasi dan melibatkan berbagai sektor terkait,” jelasnya.

Zamrud juga mengungkapkan bahwa kemasan dan metode penyelundupan sabu yang ditemukan di perairan Masalembu menunjukkan pola yang mirip dengan temuan kasus narkotika di wilayah Riau dan sekitaran Jembatan Suramadu.

“Hal ini memperkuat dugaan bahwa penyelundupan tersebut merupakan bagian dari jaringan besar yang terorganisasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti lemahnya pengawasan di wilayah perairan sebagai celah yang kerap dimanfaatkan para penyelundup untuk memasukkan narkoba ke Indonesia, terutama di kawasan-kawasan terpencil seperti Masalembu.

“Dengan jumlah sebanyak itu, dampak yang ditimbulkan bisa sangat luas. Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak untuk bertindak cepat dan terkoordinasi,” tambahnya.

P2NOT, kata Zamrud, berharap agar aparat segera membongkar jaringan di balik penyelundupan ini demi menekan distribusi narkotika di wilayah Jawa Timur secara signifikan.

“Langkah ini saya dinilai krusial untuk menjamin keamanan dan ketahanan sosial masyarakat dari ancaman narkoba yang terus mengintai,” pungkas Zamrud Khan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut
PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun
Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau
Warga Sumenep Raih Hadiah Umrah dari Pemprov Jatim, Bukti Nyata Kepatuhan Bayar Pajak Berbuah Manis
Donor Darah DWP Kabupaten Sumenep Jadi Wujud Nyata Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan
Semangat Bung Karno Warnai Turnamen Catur Percasi Sumenep 2026, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Rutan Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Keluarga Warga Binaan Bisa Cek Kondisi Tubuh Saat Berkunjung
Perpisahan SDN Pajagalan II Tak Sekadar Seremoni, Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Akhlak dan Prestasi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:48 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41 WIB

PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:28 WIB

Warga Sumenep Raih Hadiah Umrah dari Pemprov Jatim, Bukti Nyata Kepatuhan Bayar Pajak Berbuah Manis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Donor Darah DWP Kabupaten Sumenep Jadi Wujud Nyata Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan

Berita Terbaru