JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Aengdake Bluto, Sumenep, pada Sabtu (22/2/2025).
Ratusan santri berkumpul dalam acara Tasyakkur Akhiris Sanah, menandai kelulusan para peserta didik dari Program Al Miftah Lil Ulum dan Tahfidz Hadist Arbain Nawawi.
“Momen ini menjadi bukti nyata dedikasi dan ketekunan para santri dalam menuntut ilmu agama,” kata Wakil Ketua Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake Bluto, Dr. Zamzami Sabiq MPsi kepada media ini, Minggu (23/02/2025).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para pengasuh pesantren, dewan guru, wali santri, serta berbagai tokoh agama dan masyarakat setempat.
Sorak kebahagiaan menggema ketika para santri satu per satu menerima sertifikat kelulusan dengan mengenakan selempang kebanggaan.
Dengan wajah berseri-seri, mereka mengukuhkan komitmen untuk terus mengamalkan ilmu yang telah diraih dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Ketua Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., menyampaikan bahwa momen ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang awal menuju pengabdian yang lebih luas bagi umat dan bangsa.
“Kami berharap para santri tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam hadist-hadist Arbain Nawawi, serta menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Selain itu, perwakilan wali santri turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian anak-anak mereka.
“Perjalanan mereka dalam menimba ilmu di pesantren ini tidaklah mudah, penuh ujian dan pengorbanan. Namun, hari ini kami melihat buah dari kesabaran dan perjuangan mereka. Semoga ilmu yang didapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Acara ini juga menampilkan berbagai penampilan dari para santri yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Dengan penuh semangat, mereka membacakan hafalan hadist Arbain Nawawi serta menampilkan pidato inspiratif tentang pentingnya ilmu dalam kehidupan.
Hal ini menunjukkan bahwa ilmu yang mereka pelajari tidak hanya menjadi teori, tetapi juga menjadi amalan nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Selain prosesi wisuda, acara ini juga menjadi ajang refleksi bagi para santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri mereka.
Para pengasuh pesantren memberikan pesan moral dan motivasi agar seluruh santri senantiasa menuntut ilmu dengan kesungguhan dan menjadikannya sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik.
Pondok Pesantren Nasyrul Ulum terus berkomitmen untuk mencetak generasi Islam yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.
“Wisuda kali ini menjadi simbol dari keberlanjutan perjuangan mencetak kader-kader penerus yang siap membawa cahaya keislaman ke penjuru negeri,” ujarnya.
Dengan semangat yang membara, para santri yang telah diwisuda berjanji untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan mengamalkan ilmu yang telah mereka dapatkan.
Acara ini pun ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk syukur atas perjalanan ilmu yang telah ditempuh dan harapan agar para lulusan menjadi insan yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara.
Momen bersejarah ini menjadi bukti bahwa pesantren adalah tempat lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.
“Semoga cahaya ilmu dari Nasyrul Ulum terus bersinar, menerangi jalan bagi generasi mendatang. Wisuda ini bukan hanya akhir dari sebuah perjalanan, tetapi juga awal dari pengabdian yang lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Dr. Zamzami Sabiq. (REDJAVA****)










