Wawali Kota Malang, Tren Positif Kota Malang IPM Tertinggi Kedua di Jatim

- Redaksi

Jumat, 4 Februari 2022 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko memberikan berbagai arahan bagi peserta desk perangkat daerah Kecamatan Blimbing (foto.istimewa)

Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko memberikan berbagai arahan bagi peserta desk perangkat daerah Kecamatan Blimbing (foto.istimewa)

Javanetwork.co.id, Malang – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang partisipan guna mewujudkan kemakmuran dan kepuasaan masyarakat, (4/2).

Pelaksanaan Musrenbang ditingkat kecamatan merupakan salah satu langkah konkrit pemerintah untuk menampung usulan dari berbagai elemen masyarakat yang terlibat di dalamnya, maka hendaknya menyampaikan usulan prioritas tersebut dalam rangka memajukan wilayahnya yaitu kelurahan dan kecamatan.

Hal itu yang ditekankan oleh Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko saat membuka acara desk perangkat daerah Kecamatan Blimbing yang merupakan rangkaian musrenbang Kecamatan Blimbing 2022 di aula kantor kecamatan setempat, Jumat (4/2/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan pria berkacamata itu, saat ini inflasi di Kota Malang 1,42 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di Jawa Timur atau 81,45 persen. Data tersebut menunjukkan tren positif, sehingga harus dijaga dengan baik agar program pembangunan berjalan optimal.

Baca Juga :  Sidang KKEP Dipimpin Kabaintelkam Polri, Putuskan Eks Kapolda Sumbar Resmi PTDH

“Arah kebijakan Kota Malang sejak 2019, selama kepemimpinan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko diawali perbaikan infrastruktur,” urainya.

Ditambahkan pria yang kerap disapa Bung Edi itu, setelah tahun 2019 pihaknya terus menggenjot berbagai upaya perbaikan hingga saat ini, seperti infrastruktur, kemandirian sosial, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan dan pendidikan.

“Semuanya itu dibutuhkan sinergi dan dukungan semua pihak termasuk elemen masyarakat. Karena jika hanya mengandalkan pemerintah, hasilnya tidak akan optimal,” sambungnya.

Sedangkan tantangan kinerja tahun 2023, terang orang nomor dua di Pemkot Malang itu, meliputi akselerasi pencapaian target akhir periode rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), penuntasan permasalahan kota, penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi. Dalam gelaran ini, Bung Edi juga mengingatkan agar masyarakat selalu waspada mengingat cuaca ekstrem masih bisa terjadi setiap saat.

Baca Juga :  Peduli Warganya, Babinsa Gapura Kopka Hendri Bantu Angkat Pasir Plester Rumah

Begitu juga terkait pandemi Covid-19, hendaknya masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, terutama dengan adanya varian Omicron. Di mana Kota Malang beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Kota Malang mengalami fluktuatif.

“Meski sudah vaksin hendaknya tetap waspada dan hingga saat ini upaya yang ampuh untuk menekan penularan virus hanya berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Sedangkan terkait rancangan prioritas tahun 2023, disampaikan Bung Edi, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, keuangan, kesehatan, sosial, teknologi, lingkungan hidup dan infrastruktur.

“Sebelum berbagai usulan dari tingkat kelurahan diajukan ke kecamatan dan nantinya ke tingkat kota, maka lurah dan camat hendaknya lebih intens serta selektif, agar apa yang menjadi usulan benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kebakaran Hutan, Berikut Imbauan Kapolres Sumenep

Pernyataan tersebut diamini oleh Camat Blimbing Aryadi Wardoyo, S.TP., M.Si. Menurutnya, selama ini berbagai tahapan, seperti penjaringan aspirasi masyarakat dari tingkat RT dan RW sudah dilakukan dengan baik, termasuk melibatkan anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Blimbing.

“Dari 11 kelurahan di Kecamatan Blimbing dan ditambah dari perangkat daerah, dari hasil musrenbang di tingkat kelurahan ada 857 usulan prioritas. Adapun biaya atau anggaran yang akan diajukan Rp79.971.391.562,00. Sedangkan penganggaran biaya pokok pikiran (pokir) Rp3.646.285,00. Semuanya itu nantinya akan kami bawa ke musrenbang tingkat kota,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa
Camat Kamiludin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kebersamaan Jadi Kekuatan

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:07 WIB

HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERBARU