JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Lima orang nelayan ditemukan warga Desa Jukong-Jukong Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean saat terombang-ambing dilaut dengan berpegangan gabus.
Kemudian kelimanya langsung dievakuasi ke pinggir pantai di rumah seorang warga dan satu diantaranya kelima orang nelayan tersebut menjalani perawatan medis, karena kelelahan.
Menurut Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, SH mengatakan kelima orang nelayan itu semuanya berasal dari Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
“Mereka berangkat melaut untuk mencari ikan pada hari Kamis (07/03) sekitar pukul 13.00 WIB, namun hari Sabtu (09/03) ombak besar menghantam perahu mereka, hingga mesin kapal mati,” katanya, Selasa (12/03/2024).
Usai diterpa ombak besar mereka tetap berusaha berada di perahu hingga terseret ke pulau Kangean, lalu mereka menuju daratan dengan menggunakan gabus.
“Dengan menggunakan gabus yang diikatkan antara nelayan satu dengan nelayan yang lain hingga ditemukan warga Desa Jukong-Jukong,” terang Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, SH.
Kelima orang nelayan tersebut masing-masing H. Sini (juragan perahu), H. Aminullah, Imam Sanuni, Saniman, dan Sakdi untuk sementara berada di rumah warga dan proses pemilihan akibat kelelahan.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa. Sedangkan yang menemukan kelima nelayan tersebut, Yanto dan Rahem, keduanya warga Desa Jukong-Jukong,” pungkasnya. (REDJAVA****)












