JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep dipenuhi keceriaan, Rabu (1/10/2025). Puluhan siswa PAUD Raden Rahmat Sumenep tampak riang gembira mengikuti kegiatan kunjungan edukatif bersama para gurunya.
Sebanyak 29 siswa hadir bersama 7 guru pendamping. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala PAUD Raden Rahmat, Ratna Amalia Khoirunnisa’, yang setia mendampingi anak-anaknya dari awal hingga akhir acara.
“Kami ingin anak-anak mencintai buku sejak kecil,” ungkap Ratna.
Menurutnya, kegiatan ini memang sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman baru kepada anak-anak di luar ruang kelas.
“Lewat kunjungan ke perpustakaan, anak-anak belajar bahwa buku bukan hanya bahan bacaan, tetapi juga sahabat yang bisa menemani proses tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pustakawan muda Dispusip, Drs. Syaiful Bahri. Ia langsung mengajak anak-anak larut dalam dunia cerita dengan mendongeng penuh ekspresi.
Tak berhenti di situ, Syaiful juga mengajak mereka bermain kuis literasi ringan. Suasana semakin meriah saat anak-anak berebut ingin menjawab.
Anak-anak pun semakin bersemangat ketika diajak berkeliling mengenal rak-rak buku anak yang penuh warna.
Mereka tampak riang, ada yang tertawa mendengar cerita, ada pula yang penasaran membuka lembar demi lembar buku.
“Kegiatan sederhana seperti ini memberi pengalaman nyata kepada anak-anak bahwa perpustakaan bukanlah tempat yang membosankan, melainkan ruang belajar yang menyenangkan,” kata Syaiful Bahri kepada media ini, Kamis (02/10/2025).
Lebih jauh, Syaiful menyampaikan bahwa perpustakaan akan terus mengetuk setiap sekolah untuk menularkan semangat literasi.
“Kami ingin semua sekolah berkunjung dan mengenal perpustakaan dari dekat. Tidak hanya teori, tetapi dengan praktik langsung mencintai buku. Peran guru dan dukungan wali murid sangat penting, dan kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung,” ujarnya.
Ia menegaskan, perpustakaan merupakan agen informasi dan jendela dunia yang harus dimanfaatkan.
“Seribu kali nasihat tidak sekuat satu tindakan nyata. Karena itu, ayo sekolah-sekolah lain juga berkunjung ke Perpusda. Pemerintah sudah menyediakan sarana dan prasarana gratis untuk masyarakat, tinggal kita manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Syaiful Bahri. (REDJAVA****)












