JAVANETWORK.CO ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep akan berupaya mengendalikan kenaikan semua komoditas harga sejumlah kebutuhan bahan pokok dan inflasi akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Pertalite, Solar dan Pertamax yang akan jelas berakibat naiknya semua komoditas harga barang kebutuhan dan jasa dipasaran.
Dalam hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus berupaya memonitor perkembangan semua komoditas harga kebutuhan di pasar-pasar tradisional terutama pasca kenaikan harga BBM.
Hal tersebut ditanggapi Sekretaris Daerah, Edy Rasyadi mengatakan kami bersama tim pengendali inflasi akan terus memonitoring secara rutin perkembangan harga komoditas di pasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Pemkab Sumenep akan memantau langsung perkembangan yang komoditas harga kebutuhan dan jasa di pasaran,” tutur Sekda Sumenep, Senin (06/07/2022).
Lebih lanjut sekda Sumenep menambahkan untuk sementara sejauh ini dari hasil pantauan secara umum disejumlah komoditas kebutuhan masyarakat masih terkendali, kecuali komoditas cabe yang mulai merangkak naik sebelum BBM disesuaikan harga ketetapan Pemerintah.
” Untuk itulah pemkab akan memberikan Program penanaman cabe dirumah-rumah di wilayah tertentu, disamping itu semua atas instruksi Kemendagri, Pemkab untuk bertindak cepat dalam mengendalikan inflasi dengan menyalurkan bantuan sosial,” tambahnya.
Pada kesempatan lain Kabag Perekonomian Setda Sumenep sekaligus Sekretaris TPID Kabupaten Sumenep, Ernawan Utomo menerangkan untuk sementara pihaknya belum menyusun langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi inflasi akibat naiknya BBM bersama Tim yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik teknis dan non teknis. Pihaknya berharap untuk perkembangan harga semua komoditas relatif landai.
” Dalam minggu ini, kita usahakan rapat bersama tim dalam merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengendalikan inflasi,” pungkasnya (REDJAVA****)








