JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Sumenep resmi berakhir dengan sukses. Kompetisi yang mempertemukan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep itu menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus wadah pembinaan talenta muda sepak bola daerah.
Pada partai puncak kategori SMA/sederajat, SMAN 1 Ambunten berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan SMAN 2 Sumenep melalui drama adu tendangan penalti yang berlangsung sengit. Sementara pada kategori SMP/sederajat, MTsN 2 Sumenep sukses meraih gelar juara usai mengalahkan SMP 3 Sapeken di laga final.
Ketua Askab PSSI Sumenep, Febmi Noerdiansyah, menilai turnamen ini bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
“Turnamen antar pelajar ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi para pelajar. Dari ajang seperti inilah lahir pemain-pemain muda potensial yang nantinya dapat menjadi aset sepak bola Sumenep,” kata Febmi disela-sela kegiatan.
Menurutnya, antusiasme peserta dan dukungan dari sekolah menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat diminati kalangan pelajar. Hal itu menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pembinaan yang kuat dan berkesinambungan.
“Kami melihat semangat, disiplin, dan kualitas permainan yang cukup baik selama turnamen berlangsung. Banyak pemain yang memiliki potensi besar dan layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain menghadirkan persaingan yang kompetitif di lapangan, turnamen juga menjadi sarana mempererat hubungan antar sekolah dan pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep. Nilai sportivitas, kerja sama tim, dan persaudaraan menjadi bagian penting yang terus ditanamkan selama kompetisi berlangsung.
Pada kategori SMP/sederajat, MTsN 2 Sumenep tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final dan akhirnya mengamankan gelar juara pertama. SMP 3 Sapeken harus puas sebagai runner-up setelah memberikan perlawanan sengit di partai puncak. Sementara posisi juara bersama ditempati SMPN 1 Sumenep dan SMPN 1 Batang-Batang yang juga menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen.
Di kategori SMA/sederajat, keberhasilan SMAN 1 Ambunten menjadi juara disambut meriah oleh para pendukungnya. SMAN 2 Sumenep finis sebagai juara kedua, sedangkan SMAN 1 Arjasa dan SMAN 1 Gapura berhasil menempati posisi juara ketiga bersama.
Lebih lanjut, Febmi berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan cakupan peserta yang lebih luas. Menurutnya, kompetisi yang berkesinambungan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi pesepak bola yang berkualitas.

“Semakin sering kompetisi digelar, semakin besar peluang kita menemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah di Sumenep. Mereka inilah yang nantinya bisa menjadi tulang punggung sepak bola daerah di masa depan,” tegas Direktur PDAM Sumenep itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, official, guru pendamping, wasit, panitia pelaksana, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen ini. Yang paling membanggakan adalah seluruh peserta mampu menunjukkan sportivitas yang tinggi sehingga kompetisi berjalan aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan,” pungkas Febmi.
Daftar Juara Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar Askab PSSI Sumenep 2026
Kategori SMP/Sederajat
– Juara I : MTsN 2 Sumenep
– Juara II : SMP 3 Sapeken
– Juara III Bersama : SMPN 1 Sumenep
– Juara III Bersama : SMPN 1 Batang-Batang
Kategori SMA/Sederajat
– Juara I : SMAN 1 Ambunten
– Juara II : SMAN 2 Sumenep
– Juara III Bersama : SMAN 1 Arjasa
– Juara III Bersama : SMAN 1 Gapura
Turnamen ini menjadi penanda bahwa pembinaan sepak bola usia pelajar di Kabupaten Sumenep terus bergerak ke arah yang positif. Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, peluang munculnya pemain-pemain muda berbakat untuk mengharumkan nama Sumenep di tingkat regional maupun nasional akan semakin terbuka lebar. (REDJAVA****)













