JAVANETWORK.CO.ID SUMENEP – Ketika malam Ramadhan seharusnya diisi dengan ibadah dan ketenangan, sebagian pemuda justru menjadikan jalan raya sebagai arena kebut-kebutan yang mengancam nyawa.
Namun, kali ini, tak ada tempat bagi para pembalap liar! Tim Elang Satlantas Polres Sumenep turun tangan dengan operasi masif, menyapu bersih aksi ugal-ugalan yang meresahkan masyarakat.
Dalam patroli yang semakin diperketat, tim kepolisian menyisir titik-titik rawan di berbagai sudut kota, khususnya pada jam-jam kritis menjelang sahur dan selepas tarawih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasilnya? Puluhan kendaraan yang tidak sesuai standar, mulai dari motor berknalpot bising hingga yang tidak dilengkapi surat-surat resmi, langsung ditindak di tempat.

“Jalan raya bukan sirkuit, dan nyawa bukan untuk dipertaruhkan! Ramadhan adalah bulan suci yang harus dijaga dari tindakan membahayakan. Kami takkan memberi ruang sedikit pun bagi aksi balap liar yang merusak ketertiban dan keselamatan,” tegas Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.H., melalui Kanit Turjawali Satlantas, Ipda Dita Pradiptya, S.H., Sabtu (1/3/2025).
Operasi ini bukan sekadar membubarkan para pelaku, tetapi juga memastikan efek jera.
Bagi pengendara yang terbukti melanggar, kendaraan mereka diamankan, dan mereka wajib mengikuti pembinaan serta sosialisasi tentang bahaya balap liar.

“Kami bertindak tegas, bukan hanya demi menegakkan aturan, tetapi demi melindungi nyawa. Tidak ada kompromi bagi siapapun yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.
Polres Sumenep tak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga menyusun strategi jangka panjang dengan edukasi dan sosialisasi bagi para remaja, komunitas motor, serta orang tua.
Mereka diajak untuk memahami risiko fatal dari balap liar, yang tak jarang berujung pada kecelakaan tragis.
Selain itu, kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi balap liar di sekitar lingkungan mereka.

Respons cepat dari Tim Elang dipastikan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami ingin Ramadhan ini penuh dengan ketenangan, bukan deru mesin yang mengancam keselamatan. Keselamatan jalan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus menjaga agar bulan suci ini benar-benar membawa berkah bagi semua,” pungkas Ipda Dita Pradiptya, S.H.
Dengan operasi yang semakin agresif dan pendekatan preventif yang kuat, Polres Sumenep memastikan bahwa Ramadhan tahun ini akan lebih aman dan nyaman.
Jangan jadikan jalan raya sebagai lintasan balapan, karena satu kesalahan kecil bisa berujung pada penyesalan seumur hidup. (REDJAVA****)








