Diikuti 10 Kabupaten Tapal Kuda Dihadiri Ribuan Pengunjung, MCF 2024 Resmi Dibuka Bupati Fauzi

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Memberikan Sambutan Madura Culture Festival 2024 GOR A Yani, Sabtu (07/08/2024) malam

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Saat Memberikan Sambutan Madura Culture Festival 2024 GOR A Yani, Sabtu (07/08/2024) malam

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Madura Culture Festival 2024 resmi dibuka oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH di Lapangan Gor A Yani Panglegur Kecamatan kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sabtu (07/09/2024) malam.

Diketahui, Event Madura Culture Festival (MCF) 2024 diikuti oleh 10 (sepuluh) kabupaten se Tapal kuda, diantaranya Banyuwangi, Jember, Pasuruan, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.

Acara tersebut menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya yang memukau, dengan kehadiran ratusan penari dari 4 kabupaten di Pulau Madura dan 6 kabupaten di wilayah Tapal Kuda. Madura Culture Festival 2024 juga menampilkan musik tradisional Tong tong yang membuat suasana festival lebih memukau.

Pemberian potongan Tumpeng dari Manager PLN Jatim dan Direktur Bank Jatim kepada Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH juga terjadi di sela-sela pembukaan Event tersebut.

Baca Juga :  Kopilot dan ADC Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi Dari Hutan Kerinci

Sebelum memberikan sambutan, seperti biasa orang nomer wahid di Kota Keris ini memberikan santunan kepada puluhan anak yatim pada Acara Madura Culture Festival 2024.

Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan dari festival ini salah satunya untuk lebih mengenalkan budaya Madura, yang tidak hanya di Pulau Madura namun juga di wilayah Tapal Kuda, kepada masyarakat luas.

“Ini sengaja kita gelar untuk menjelaskan ke masyarakat luas budaya yang kita miliki. Bahwa Budaya Madura itu tidak hanya ada Pulau Madura, sekarang lebih luas lagi dan ada di wilayah Tapal Kuda. Untuk itu, kami pemerintah daerah juga mengundang elemen lain dari wilayah tersebut,” kata Bupati Fauzi saat membuka Event MCF di Gor A Yani Panglegur Sumenep.

Pagelaran Madura Culture Festival ini akan berlangsung hingga 14 September 2024, dan diharapkan menjadi hiburan istimewa bagi keluarga, pelajar, dan masyarakat secara umum.

Baca Juga :  Dalam Operasi KYRD, Polres Sumenep Berhasil Amankan 4 Tersangka Terkait Handak

“Dengan Madura Culture Festival ini, diharapkan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sumenep,” harap Ketua DPC PDI-P Sumenep itu.

Setiap malam, festival yang merupakan bagian dari kalender event Pemkab Sumenep ini akan menampilkan hiburan yang berbeda-beda, untuk memberikan pengalaman yang juga berbeda kepada setiap pengunjung.

“Masyarakat juga bisa menikmati Produk yang ada di seribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut dilibatkan. Event prestisius kali ini diharapkan juga menjadi momentum untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Bupati yang dinobatkan sebagai Bapak Moderasi itu melanjutkan bahwa Pemkab Sumenep pada Tahun 2024 ini akan menyelenggarakan 106 (seratus enam) Event.

Baca Juga :  Kebersamaan yang Menghangatkan: Ribuan Warga Sumenep Sambut Kepedulian Sosial Habib Ali

“Sehingga, semangat kebersamaan dan Gotong royong antara pemerintah daerah bersama para Sponsor dan Masyarakat pada Umumnya merupakan kunci kesuksesan terselenggaranya semua Event yang akan Kita selenggarakan di Tahun ini, “tutupnya.

Pantauan media ini, Kegiatan pertunjukan seni Budaya yang ditampilkan Kabupaten se tapal kuda berlangsung meriah dan khidmat serta mendapat Applause dari penonton.

Penampilan pertama ditampilkan kabupaten Situbondo dengan karyanya Tari Sora’an sebagai
Rasa syukur atas nikmat dari maha kuasa, dilanjutkan dengan penampilan Tari Malate Sato’or dari kabupaten Sampang, Tari Batik dari kabupaten Lumajang dan Tari Pornama dari kabupaten Pamekasan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru