JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam tempo kurang dari dua hari, jajaran Damkar Satpol PP Kabupaten Sumenep menghadapi tiga laporan darurat unik yang masuk melalui SiLaPor 112. Dari perkara sepele anting tersangkut, hingga evakuasi biawak dan penyelamatan kambing, semuanya ditangani dengan kesigapan penuh.
Rabu (1/10) pukul 10.21 WIB, warga Desa Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, melaporkan peristiwa tak biasa. Seorang ibu kesakitan karena anting kecil di telinganya tidak bisa dilepas. Tim Damkar pun turun tangan.

Sugiyanto, Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, menegaskan bahwa setiap laporan, meski tampak sepele, tetap dipandang penting.
“Kami tidak membeda-bedakan laporan. Meski hanya soal anting yang tersangkut, itu bisa berdampak pada kesehatan. Maka tim kami wajib turun untuk memberikan pertolongan,” ujar Sugiyanto, Jum’at (03/10/2025).
Jum’at dini hari (3/10) sekitar pukul 01.33 WIB, laporan masuk dari Desa Kolor. Seekor biawak besar merayap di atap rumah warga, membuat penghuni panik. Petugas Damkar datang dan berhasil mengevakuasi hewan liar tersebut.

“Hewan buas seperti biawak bisa membahayakan. Kalau panik, warga bisa celaka. Karena itu kami segera lakukan evakuasi dengan teknik yang aman, baik untuk manusia maupun hewan,” jelasnya.
Masih di hari yang sama, Jum’at pagi pukul 06.44 WIB, warga Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk, melapor seekor anak kambing terperosok ke parit dekat Masjid As Sofa. Upaya manual gagal hingga akhirnya Damkar dipanggil. Tim berhasil mengangkat kambing tersebut dalam keadaan selamat.
“Bagi masyarakat desa, ternak adalah aset berharga. Jadi ketika ada kambing terjebak, kami harus hadir. Itu bagian dari tugas kemanusiaan kami,” ungkapnya.
Menurut Sugiyanto, tiga peristiwa ini memperlihatkan luasnya peran Damkar di tengah masyarakat. Bukan sekadar memadamkan api, tetapi juga hadir dalam setiap bentuk darurat.
“Intinya, Damkar selalu siap 24 jam. Mau itu siang, malam, atau dini hari, kami datang ketika masyarakat butuh. Karena bagi kami, setiap panggilan adalah panggilan kemanusiaan,” pungkas Sugik sapaan akrabnya. (REDJAVA****)











