JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Haru dan bahagia membaur di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep. Sejak pagi, ratusan calon jemaah haji dengan wajah penuh syukur berdatangan untuk menerima koper haji mereka sebuah simbol bahwa perjalanan suci ke Tanah Suci semakin dekat.
Momentum ini bukan sekadar pembagian barang, melainkan momen sakral yang menandai awal dari perjalanan spiritual terbesar dalam hidup mereka.
Sebanyak 528 calon jemaah haji menerima koper tahap pertama, yang akan menjadi wadah membawa harapan, doa, dan impian untuk menapaki jejak Nabi Ibrahim dan Rasulullah di tanah yang dijanjikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, yang turun langsung dalam proses distribusi, menegaskan bahwa koper ini bukan sekadar perlengkapan perjalanan.
“Ini adalah bagian dari persiapan besar untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan lancar. Kami ingin seluruh jemaah benar-benar siap, baik secara fisik, mental, maupun perlengkapan,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).
Koper yang diberikan kepada setiap jemaah telah disesuaikan dengan standar nasional, sehingga mampu menampung kebutuhan selama di Makkah dan Madinah.
Selain itu, Kemenag juga terus mengingatkan para jemaah untuk memastikan kesiapan dokumen, kesehatan, serta pemahaman tata cara ibadah haji.
“Kami ingin memastikan semua jemaah benar-benar siap. Tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara rohani. Sebab ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati dan jiwa,” tambah Abdul Wasid.
Suasana penuh haru terlihat di antara para jemaah yang menerima koper. Ada yang berulang kali menyeka air mata, ada pula yang menggenggam koper dengan erat, seolah sedang menggenggam janji suci mereka kepada Allah.
“Alhamdulillah, ini pertanda kami benar-benar akan berangkat. Semoga kami bisa menjalankan ibadah dengan baik dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ungkap seorang jemaah dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, bagi jemaah lainnya, pembagian koper ini menjadi momen refleksi dan doa, bahwa tak lama lagi mereka akan menjadi tamu Allah di Tanah Suci.
“Setiap kali melihat koper ini, hati saya bergetar. Saya semakin sadar bahwa panggilan Allah itu nyata, dan kami harus benar-benar mempersiapkan diri lahir dan batin,” ujar jemaah lainnya penuh harap.
Kemenag Sumenep memastikan bahwa pembagian koper tahap kedua akan dilakukan bulan depan, guna memastikan seluruh jemaah menerima perlengkapan mereka tepat waktu.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji tahun ini. Kami ingin perjalanan mereka tidak hanya lancar, tetapi juga membawa pengalaman spiritual yang luar biasa,” pungkas Abdul Wasid.
Dengan koper di tangan dan doa yang mengiringi, jemaah haji Sumenep kini tinggal menghitung hari menuju keberangkatan.
Perjalanan panjang menuju Baitullah telah dimulai, dan harapan akan haji mabrur terus menggema di setiap doa yang mereka panjatkan. (REDJAVA/Ss****)









