JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wajah baru penyambutan siswa mulai hadir di dunia pendidikan Indonesia. SMP Negeri 1 Nonggunong mematahkan pola lama penyambutan siswa baru yang kerap identik dengan tuntutan dan ketegangan, lewat pelaksanaan MPLS Ramah yang penuh kehangatan, aman, dan membangun jiwa.
Kegiatan yang digelar untuk menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 ini bukan sekadar seremonial pembukaan sekolah. Lebih dari itu, ini adalah langkah nyata menanamkan fondasi karakter kuat sejak hari pertama, serta menciptakan ruang belajar yang memelihara setiap anak tanpa rasa khawatir atau tertekan.
Di lingkungan ini, perkenalan bukan lewat beban, melainkan lewat pelukan kebersamaan. Siswa baru diajak mengenal guru, tenaga kependidikan, aturan, serta budaya sekolah dengan prinsip utama: bebas perundungan, bebas kekerasan, bebas diskriminasi, dan menjunjung tinggi martabat setiap orang.
Kepala SMPN 1 Nonggunong, Junaidi, S.Pd., M.Pd., menegaskan perubahan besar dalam pendekatan sekolah. Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengubah hari pertama sekolah yang sering menakutkan menjadi momen penuh harapan dan rasa memiliki.
“Kami tidak lagi membangun kekuatan lewat tekanan, tapi lewat penerimaan. Kami ingin setiap siswa merasa: ‘Saya diterima, saya berharga, dan saya bagian dari keluarga besar sekolah ini’. MPLS Ramah adalah pintu gerbang menumbuhkan kepercayaan diri, semangat belajar, dan karakter mulia sejak langkah pertama mereka melangkah di sini,” tegas Junaidi.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya mendengar aturan, tapi menyerap nilai kehidupan: 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, keluhuran Pancasila, kesadaran antikorupsi, hingga kekuatan sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan saling menghormati. Guru, staf, hingga kakak kelas bukan sekadar pengawas, melainkan sahabat pendamping yang memberi teladan nyata.
Keberhasilan program ini pun diukur dengan ukuran yang jauh lebih bermakna, bukan dari seberapa berat tugas yang diberikan, melainkan dari perasaan yang tumbuh di hati setiap siswa.
“Keberhasilan kami bukan diukur dari ketaatan karena takut, tapi dari senyum yang tulus, rasa aman yang terasa, dan semangat yang menyala di dada mereka. Kami ingin hari pertama ini menjadi benih yang tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara pikiran, tapi juga berbudi pekerti luhur dan siap meraih prestasi gemilang,” tambahnya dengan penuh harap.
Lewat MPLS Ramah ini, SMPN 1 Nonggunong menancapkan tonggak komitmen yang kokoh: pendidikan yang memanusiakan, inklusif, dan berpihak sepenuhnya pada kebaikan masa depan setiap anak. Sebuah langkah kecil di sekolah, namun membawa dampak besar bagi pembentukan karakter bangsa.












