JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep menggulirkan terobosan baru dengan menggandeng UPT PPD Sumenep dan Satlantas Polres Sumenep. Langkah ini bukan sekadar program administratif, tetapi bagian dari gerakan edukatif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas masyarakat.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH, MH, menegaskan bahwa pihaknya akan menghadirkan konten edukasi yang menyasar para wajib pajak sekaligus calon pemudik.
“Dalam waktu dekat, kami juga membuat konten edukasi terkait mudik Lebaran dan pentingnya cek kendaraan sejak dini demi keselamatan bersama,” ungkap Ferdiansyah Tetrajaya, Rabu (18/02/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kolaborasi bersama UPT PPD dan Satlantas Polres Sumenep ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan masyarakat. Apalagi, kurang dari satu bulan ke depan masyarakat akan memasuki puncak musim mudik Lebaran.
Ferdiansyah menjelaskan, edukasi yang disiapkan tidak hanya menekankan pada kewajiban administrasi seperti kelengkapan pajak kendaraan dan surat-surat resmi, tetapi juga pada aspek teknis kendaraan. Mulai dari kondisi rem, ban, lampu, hingga kelayakan mesin sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.
“Pengecekan kendaraan sejak dini adalah langkah preventif. Kita ingin masyarakat tidak hanya tertib pajak, tetapi juga tertib keselamatan. Karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu membangun budaya sadar keselamatan di Kabupaten Sumenep. Dengan pendekatan edukatif yang dikemas melalui konten informatif dan persuasif, pemerintah berharap angka kecelakaan selama arus mudik dapat ditekan secara signifikan. (REDJAVA****)










