JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menerima duplikat Teks Proklamasi dan Bendera Pusaka dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta pada hari Rabu 07 Agustus 2024.
Penerimaan ini sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang bertempat di Kantor BPIP RI dijalan Veteran Jakarta Pusat.
Duplikat Bendera Pusaka sendiri diterima langsung Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Zulkarnain, MH dengan didampingi perwakilan Paskibraka 2024 Ahmad Zaki, siswa SMAN Bluto serta alumni Paskibraka tahun 2023.

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Drs. Achmad Zulkarnain, MH mengatakan prosesi penyerahan duplikat bendera pusaka dilakukan dua sesi dari tanggal 6-7 Agustus oleh BPIP RI kepada seluruh Kepala Daerah, Gubernur dan Bupati se-Indonesia.
“Yang jelas ini sebuah bentuk kesiapan dan dimulainya pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun 2024 di seluruh Indonesia,” kata Drs. Achmad Zulkarnain, MH kepada awak media, Jum’at (09/08/2024).
Kemarin kata Zul sapaannya menyebut kemarin Bapak Bupati Sumenep juga telah menerima duplikat Teks Proklamasi 1945 dan pihaknya mengatakan siap untuk melaksanakan Hati Kemerdekaan RI ke-79 tahun di Kabupaten Sumenep.

“Dimana pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 pada Tahun 2024 ini bertemakan “Nusantara Baru Indonesia Maju,” sebut mantan Camat Lenteng menuturkan.
Bakesbangpol Sumenep sendiri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merayakan dengan penuh semangat nasionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita sebagai bangsa yang besar harus bangga dan tetap semangat dalam merayakan peringatan Kemerdekaan RI dengan terus mengibarkan bendera merah putih di rumah masing-masing sebulan penuh,” pesannya.

Dan itu menurut Kepala Bakesbangpol Sumenep, merupakan bentuk darma bakti serta wujud penghargaan kita sebagai rakyat Indonesia kepada para pahlawan yang telah gugur berjuang merebut kemerdekaan dari para tangan penjajah.
Lebih lanjut ia mengajak kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk terus meningkatkan kesadaran dalam berbangsa dan bernegara untuk selalu hidup rukun berdampingan serta penuh kasih sayang diantara sesama anak bangsa.
“Karna kerukunan dalam bermasyarakat adalah bagian dari cara kita untuk merawat Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dan kita tidak harus mengangkat senjata lagi untuk berperang, namun bagaimana kita terus menciptakan kedamaian dalam bertetangga dan bermasyarakat,” tandasnya. (REDJAVA****)












