Suasana Khusyuk di Sekretariat PWRI Sumenep, Puluhan Wartawan Tuntaskan 30 Juz Al-Qur’an

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Khusyuk di Sekretariat PWRI Sumenep, Puluhan Wartawan Tuntaskan 30 Juz Al-Qur’an

Suasana Khusyuk di Sekretariat PWRI Sumenep, Puluhan Wartawan Tuntaskan 30 Juz Al-Qur’an

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana khusyuk menyelimuti sekretariat Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Senin (16/3/2026). Puluhan wartawan berkumpul dalam satu majelis untuk menuntaskan bacaan Al-Qur’an 30 juz dalam kegiatan khatmil Quran yang digelar secara bersama-sama.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan itu menjadi momentum spiritual bagi para jurnalis di Kota Keris, sekaligus menandai dimulainya tradisi religius di sekretariat PWRI Sumenep yang kini difungsikan sebagai pusat aktivitas organisasi.

Para anggota membaca Al-Qur’an secara serentak dengan metode pembagian juz, di mana setiap peserta membaca satu juz hingga seluruh 30 juz Al-Qur’an rampung dalam satu majelis. Selain menjadi ibadah di bulan suci Ramadan, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan insan pers di daerah tersebut.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, mengatakan kegiatan khatmil Quran sengaja digelar sebagai upaya memperkuat fondasi moral dan spiritual para wartawan di tengah dinamika dunia jurnalistik yang semakin kompleks.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai spiritual. Kami ingin sekretariat PWRI tidak hanya menjadi tempat berkumpul atau berdiskusi tentang kerja jurnalistik, tetapi juga menjadi ruang yang menghadirkan keberkahan dan nilai ibadah,” ujar Rusydiyono, Senin (16/3/2026).

Pria yang akrab disapa Yono itu menuturkan, khataman Al-Qur’an dilakukan dengan metode pembagian juz kepada seluruh peserta. Cara tersebut memungkinkan 30 juz Al-Qur’an dituntaskan dalam satu majelis sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan antar anggota.

“Setiap peserta membaca satu juz sehingga 30 juz Al-Qur’an dapat selesai dalam satu majelis. Metode ini bukan hanya efektif, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan keluarga besar PWRI Sumenep,” jelasnya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu menegaskan bahwa kegiatan spiritual seperti khatmil Quran sangat penting untuk menjaga integritas dan etika para jurnalis.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Berkah, JMSI Sumenep Santuni Anak Yatim dan Janda dalam Buka Puasa Bersama

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman moral bagi wartawan dalam menjalankan tugas menyampaikan informasi kepada publik secara jujur, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Khatmil Quran ini diharapkan menjadi benteng moral bagi anggota PWRI. Dengan memperkuat spiritualitas, kami ingin wartawan tetap istiqamah dalam kebaikan serta mampu memberikan teladan positif di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial Ramadan semata, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual anggota organisasi.

“Kami ingin tradisi baik ini terus berlanjut. Wartawan tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat,” tambahnya.

Kegiatan khatmil Quran tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kemajuan organisasi PWRI Sumenep serta memohon keberkahan bagi seluruh anggota dan masyarakat.

Baca Juga :  SDN Percobaan Surabaya Gelar Asah Kemampuan dan Imajinasi Anak

Melalui kegiatan religius itu, PWRI Sumenep berharap mampu menghadirkan wajah jurnalisme yang tidak hanya tajam dalam pemberitaan, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan spiritual yang kuat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU