Penamata 2025 SMAN 1 Sumenep Dibuka Meriah, Angkat Keagungan Budaya Indonesia Timur

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penamata 2025 SMAN 1 Sumenep Dibuka Meriah, Angkat Keagungan Budaya Indonesia Timur

Penamata 2025 SMAN 1 Sumenep Dibuka Meriah, Angkat Keagungan Budaya Indonesia Timur

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – SMAN 1 Sumenep kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum kreativitas pelajar Madura melalui pembukaan Penamata 2025 (Pentas Purna Madya Wiyata), Sabtu (13/12/2025).

Agenda seni tahunan ini dibuka secara resmi di lingkungan SMAN 1 Sumenep dengan kemegahan yang memadukan seni, budaya, dan semangat kebhinekaan.

Pembukaan Penamata dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 1 Sumenep, jajaran wakil kepala sekolah, para asisten, dewan guru, seluruh staf administrasi, siswa, serta orang tua/wali murid.

Kehadiran berbagai elemen sekolah tersebut menegaskan Penamata bukan sekadar pentas seni, melainkan ruang pendidikan karakter berbasis budaya.

Tahun ini, Penamata mengusung tema besar “Wonderland Indonesia Timur”, yang menampilkan kekayaan budaya kawasan timur Nusantara melalui beragam ekspresi seni mulai dari musik, drama, film, seni lukis, hingga seni pertunjukan kontemporer.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Sidak Pospam dan Posyan, Pastikan Pelayanan Humanis dan Respons Cepat

Kepala SMAN 1 Sumenep Drs. Rafiudin, M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa Penamata merupakan refleksi jati diri sekolah sebagai ruang lahirnya prestasi dan kreativitas.

“SMAN 1 Sumenep adalah gudangnya prestasi dan kreativitas. Penamata ini adalah panggung bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan, bakat, dan kecintaan mereka terhadap budaya Indonesia,” kata Rafiudin.

Menurutnya, pengangkatan tema Indonesia Timur bukan tanpa alasan. Sekolah ingin menanamkan kesadaran budaya sekaligus kebanggaan nasional kepada generasi muda.

“Melalui tema Wonderland Indonesia Timur, kami ingin siswa memahami bahwa kekayaan Indonesia tidak hanya berpusat di satu wilayah, tetapi tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan nilai budaya yang luar biasa,” katanya.

Prosesi pembukaan Penamata ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Sekolah, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Baca Juga :  Haul Raja-Raja Madura Digelar, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo : Kita Ketuk Pintu Langit Agar Apa Diperjuangkan Dapat Tercapai

Gong tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian acara yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Desember 2025, setiap pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.

Selama pelaksanaan, setiap kelas akan tampil bergantian menampilkan karya terbaik mereka di bidang seni musik, teater, film pendek, seni rupa, hingga seni eksperimental yang memadukan tradisi dan modernitas.

Rafiudin menegaskan bahwa Penamata bukan sekadar ajang hiburan, melainkan bagian dari proses pendidikan holistik.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Hadiri Kejuaraan Tenis Meja Cheng Hoo Cup I

“Pendidikan tidak hanya soal akademik. Kreativitas, seni, dan budaya adalah fondasi penting dalam membentuk karakter, kepekaan sosial, dan kepercayaan diri siswa,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Penamata 2025.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, pembina sanggar, panitia, dan semua pihak yang telah bekerja maksimal. Tanpa dedikasi mereka, Penamata tidak akan berjalan sebaik dan semegah ini,” tandasnya.

Sebagai sekolah yang konsisten mengawal pengembangan bakat dan prestasi peserta didik, SMAN 1 Sumenep terus meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan terdepan yang menjadikan seni dan budaya sebagai pilar pembentukan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru