Staf Khusus Mensos–Dinsos P3A Sumenep Tinjau SRA, Sekolah Rakyat Dipastikan Optimal

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, dr. R. Rahman Riadi, SE, MM, Saat Mendampingi Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Subaidi Raqib Meninjau Sekolah Rakyat, Rabu (28/01/2026)

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, dr. R. Rahman Riadi, SE, MM, Saat Mendampingi Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Subaidi Raqib Meninjau Sekolah Rakyat, Rabu (28/01/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya negara memutus rantai kemiskinan antargenerasi kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Staf Khusus Menteri Sosial RI Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Ishaq Subaidi Raqip, ke Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep, Rabu (28/01/2026). Kunjungan ini menjadi penegasan bahwa pengentasan kemiskinan tidak lagi berhenti pada bantuan sosial semata, melainkan diarahkan pada pembangunan manusia melalui pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, Ishaq meninjau langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP, sekaligus berdialog dengan pengelola dan pemangku kepentingan daerah untuk menyerap berbagai persoalan riil yang dihadapi di lapangan. Mulai dari proses pembelajaran, pola pengasuhan di asrama, hingga pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik menjadi fokus perhatian.

Sekolah Rakyat merupakan program strategis Kementerian Sosial yang dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama yang berada pada desil 1 dan 2. Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan gratis, tetapi juga menyediakan ekosistem belajar yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“Sekolah Rakyat adalah wujud kehadiran negara secara utuh. Anak-anak dari keluarga miskin tidak boleh terus-menerus mewarisi kemiskinan orang tuanya. Negara hadir, membiayai penuh pendidikan, asrama, hingga makan tiga kali sehari agar mereka memiliki masa depan yang lebih setara,” kata Ishaq Subaidi Raqip disela-sela kegiatan.

Di Kabupaten Sumenep, Sekolah Rakyat saat ini menampung 82 peserta didik, terdiri dari 41 siswa jenjang SD dan 41 siswa jenjang SMP. Seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal di asrama, hingga konsumsi harian. Dengan skema tersebut, anak-anak diharapkan dapat belajar tanpa dibebani persoalan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Puncak Arus Balik Santri Kepulauan Sumenep, 1.500 Orang Tiba di Pelabuhan Jangkar

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, dr. R. Rahman Riadi, SE, MM, menilai kunjungan Staf Khusus Menteri Sosial sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah pusat serius mengawal pelaksanaan Sekolah Rakyat hingga ke daerah.

“Pemerintah pusat tidak ingin hanya menerima laporan administratif. Kunjungan ini menunjukkan keinginan untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan Sekolah Rakyat benar-benar berjalan sesuai tujuan besarnya,” ujar Rahman Riadi.

Pihaknya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan alternatif, melainkan intervensi sosial jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan dari akarnya.

“Anak-anak ini kita lepaskan dari beban ekonomi keluarganya. Mereka tinggal di asrama, kebutuhan dasar terpenuhi, dan mendapatkan pendidikan yang layak. Inilah cara paling efektif memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rahman Riadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program Sekolah Rakyat melalui penguatan pendampingan sosial, perlindungan anak, serta sinergi lintas sektor.

“Kami ingin Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang bagi Sumenep. Ketika anak-anak dari keluarga miskin diberi akses pendidikan yang berkualitas dan lingkungan yang aman, maka kita sedang membangun fondasi keadilan sosial di masa depan,” pungkas Rahman sapaan akrabnya.

Dengan pendekatan menyeluruh menggabungkan pendidikan, pengasuhan, dan pemenuhan kebutuhan dasar Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi model nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Kunjungan Staf Khusus Menteri Sosial ke Sumenep ini sekaligus menegaskan bahwa kemiskinan tidak lagi dipandang sebagai takdir, melainkan tantangan struktural yang harus dihadapi negara secara sistematis dan berkelanjutan. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Penyegaran di Polda Jatim Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum
Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi
IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah
KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap
Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong
Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Ditutup, Atlet Terbaik Siap Melaju ke Kejurwil Jatim

BERITA TERKAIT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:22 WIB

FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mutasi Personel Mulai Bergulir Pascakenaikan Status Polresta Sumenep, Publik Harapkan Reformasi Pelayanan dan Penegakan Hukum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Turnamen Bal Budhi Bupati Cup II 2026 Pecahkan Antusiasme, Kalianget Resmi Dinobatkan sebagai Kampoeng Olahraga Bal Budhi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:55 WIB

IPNU-IPPNU Sumenep Resmi Dilantik, KH. Widadi Rahim Tekankan Akhlak, Ilmu dan Khidmah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:50 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap

BERITA TERBARU