Puncak Arus Balik Santri Kepulauan Sumenep, 1.500 Orang Tiba di Pelabuhan Jangkar

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Arus Balik Santri Kepulauan Sumenep, 1.500 Orang Tiba di Pelabuhan Jangkar

Puncak Arus Balik Santri Kepulauan Sumenep, 1.500 Orang Tiba di Pelabuhan Jangkar

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puncak arus balik santri asal kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai puncaknya pada Kamis (10/4/2025) malam.

Sekitar 1.500 santri kembali ke pondok pesantren di wilayah Situbondo dan Probolinggo melalui Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Abdul Hamid, mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang didominasi oleh santri dari Pulau Kangean, Sapudi, dan Raas yang kembali usai libur Lebaran.

“Hari ini ada 701 santri asal Pulau Kangean yang kembali ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo melalui Pelabuhan Jangkar,” ujarnya Jum’at pagi (11/04/2025).

KMP Munggiyango Hulalo malam ini mengangkut total 851 penumpang, terdiri dari 701 santri dan 150 warga umum, dari Kangean menuju Situbondo.

Baca Juga :  Gegara Narkoba 5 Warga Sumenep Diancam Minimal Hukuman 5 Tahun Penjara

Satu jam sebelumnya, KMP Wicitra Dharma I dari Pulau Sapudi juga merapat, membawa 457 santri.

“Pada pukul 22.00 WIB, KMP Dharma Bahari Sumekar III dari Raas juga dijadwalkan tiba, membawa sekitar 900 penumpang, dengan 400 di antaranya merupakan santri Pondok Pesantren Sukorejo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arus balik santri tahun ini diperkirakan berlangsung pada 9–10 April 2025, dengan total pergerakan mencapai sekitar 6.000 santri dari berbagai pulau di Kabupaten Sumenep.

“Ini menjadi rutinitas pasca-Lebaran setiap tahun. Santri dari kepulauan kembali ke pondok-pondok mereka di Jawa, terutama di Situbondo dan Probolinggo,” tandasnya.

Pelabuhan Jangkar menjadi titik strategis karena menjadi penghubung utama antara wilayah kepulauan Sumenep dan Pulau Jawa. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Sumenep Menuju Era Pendidikan Baru: Disdik Launching Pelatihan Deep Learning untuk Guru dan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru