JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di tengah tantangan perubahan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, penguatan karakter kepemimpinan menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. Menjawab kebutuhan tersebut, SMK Nasyrul Ulum Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar Latihan Pengembangan Kepemimpinan pada Senin (15/12/2025) kemarin.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran strategis bagi para siswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kemandirian berpikir. Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini juga menekankan pendekatan praktis melalui dialog langsung dengan para akademisi dan pelaku usaha yang telah berpengalaman di bidangnya.
Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memperkaya perspektif peserta, di antaranya Ketua DPC ISSITA Sumenep Dr. Naghfir, pengusaha muda dan akademisi Dr. Atikul Himmah, M.Pd., serta Owner Satoe Rock Steak dan DPK Sumenep. Para narasumber membagikan pengalaman kepemimpinan, strategi membangun mental wirausaha, hingga pentingnya adaptasi generasi muda terhadap dinamika global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aeng Dake, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar pesantren dan sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
“Latihan pengembangan kepemimpinan ini kami rancang sebagai investasi jangka panjang. Kami ingin siswa memiliki kesadaran diri, kemampuan mengambil keputusan, serta tanggung jawab sosial sejak dini,” kata Dr. Zamzami kepada media ini, Kamis (18/12/2025)
Menurutnya, integrasi nilai pesantren dengan pendekatan pendidikan modern menjadi kekuatan utama SMK Nasyrul Ulum Aeng Dake dalam membentuk karakter peserta didik. Kepemimpinan, kata dia, tidak hanya soal kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan memimpin diri sendiri.
“Kepemimpinan yang kami tanamkan bukan semata soal posisi, melainkan soal karakter, integritas, dan keteladanan. Inilah nilai-nilai yang kami jaga dalam sistem pendidikan pesantren,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zamzami menilai bahwa keterlibatan pelaku usaha dan akademisi dalam kegiatan ini memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang dunia kerja dan tantangan masa depan. Hal tersebut diharapkan mampu memotivasi siswa untuk memiliki orientasi yang jelas setelah lulus.
“Kami ingin para siswa memiliki keberanian untuk bermimpi besar, namun tetap berpijak pada nilai moral dan spiritual. Dengan bekal kepemimpinan yang kuat, mereka akan lebih siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha sendiri,” pungkasnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengikuti sesi diskusi, berbagi gagasan, serta menyampaikan pandangan mereka terkait kepemimpinan dan masa depan. Interaksi langsung dengan narasumber dinilai memberikan pengalaman berharga yang jarang diperoleh di ruang kelas formal.
Melalui Latihan Pengembangan Kepemimpinan ini, SMK Nasyrul Ulum Aeng Dake menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menyiapkan lulusan siap kerja, tetapi juga melahirkan generasi pemimpin muda yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat lokal maupun nasional. (REDJAVA****)










