Seminar Pendidikan di FKIP UNIJA, Akhmad Fairuzi Bongkar Rahasia Jadi Guru Visioner, Adaftif dan Kreatif

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Akhmad Fairuzi di Seminar Pendidikan digelar FKIP Madura di Graha I UNIJA, Kamis (25/09/2025)

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Akhmad Fairuzi di Seminar Pendidikan digelar FKIP Madura di Graha I UNIJA, Kamis (25/09/2025)

JAVANETWORK.CO.ID SUMENEPPendidikan tidak hanya sebatas mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk karakter serta menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Pesan inilah yang mengemuka dalam Seminar Pendidikan yang digelar Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wiraraja, Kamis (25/9/2025).

Mengusung tema “Mencetak Karakter Unggul: Calon Guru yang Visioner, Adaptif, dan Kreatif dalam Mengukir Prestasi di Era Digital”, seminar ini berlangsung di Graha 1 Universitas Wiraraja dengan menghadirkan Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP., Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, sebagai pemateri utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaian materinya, Fairusi menekankan bahwa calon guru tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter visioner dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Era digital membuka banyak peluang sekaligus tantangan. Guru harus kreatif agar mampu mengarahkan peserta didik menjadi generasi berprestasi dan berdaya saing,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Fairusi bahkan menggugah peserta dengan tiga pertanyaan reflektif yang membuat suasana ruang diskusi semakin hidup.

“Mengapa kalian mengambil jurusan pendidikan? Sudah siapkah kalian menjadi guru? Dan sudah layakkah nantinya kalian dipanggil guru?” katanya.

Menurutnya, guru sejati bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati yang menuntut kesiapan mental, spiritual, dan moral. Guru berkarakter unggul diyakini mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif, baik bagi peserta didik maupun lingkungannya.

“Tanpa karakter yang kuat, ilmu yang disampaikan akan kehilangan ruhnya,” tegasnya.

Fairusi kemudian menguraikan tiga pilar penting dalam membentuk calon guru masa depan: visioner, adaptif, dan kreatif.

Baca Juga :  Dukung Pengembangan UMKM, Gekraf Pamekasan Minta Taman B. Walk Diaktifkan Untuk Tampung PKL Tapsiun

Guru visioner, lanjutnya, adalah pendidik yang tidak hanya mengajar untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan anak didik menghadapi masa depan. Mereka harus berorientasi tujuan, penuh semangat, serta berani menghadirkan gagasan kreatif dalam pembelajaran.

“Guru visioner adalah agen perubahan. Mereka terus mengembangkan diri, merancang pembelajaran inovatif, dan menjadi inspirasi bagi siswa untuk mengembangkan potensi kreatif,” jelasnya.

Selain itu, guru juga dituntut adaptif. Dunia pendidikan bergerak cepat, dipengaruhi perkembangan teknologi dan perubahan karakter generasi.

“Guru adaptif itu tidak kaku. Mereka memanfaatkan teknologi, membaca dinamika kelas, dan menciptakan suasana belajar yang relevan dengan kehidupan anak didik,” kata Fairusi.

Menurutnya, guru adaptif harus fleksibel, terbuka terhadap kritik, berani mengevaluasi diri, serta mampu menyesuaikan strategi mengajar sesuai kebutuhan siswa.

Baca Juga :  Jajaran Danramil dan Babinsa Ikuti Literasi Digital Lanjut Sektor Pemerintahan

Sementara itu, kreativitas menjadi ruh penting dalam profesi guru. Guru kreatif bukan hanya piawai mengajar, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Mereka berani bereksperimen dengan metode dan media baru, menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi siswa, serta berkolaborasi untuk melahirkan gagasan inovatif.

“Kreativitas guru membuat siswa lebih antusias, membantu mereka berpikir kritis, dan membentuk karakter adaptif,” ucapnya.

Fairusi bahkan menyebut sejumlah cara praktis untuk menumbuhkan kreativitas guru. Di antaranya, terus belajar memperluas wawasan, terbuka pada peluang baru, serta berdiskusi dengan sesama pendidik untuk bertukar ide.

“Jangan hanya berhenti pada wacana. Kumpulkan ide-ide kreatif dan beranilah merealisasikannya. Berpikir fleksibel adalah kunci, karena dunia pendidikan terus bergerak maju,” ujarnya.

Seminar pendidikan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa FKIP. Suasana diskusi berjalan interaktif dan inspiratif, terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang dilontarkan peserta.

Baca Juga :  Sumenep Hadirkan Kalender Event 2025, Perpaduan Budaya dan Hiburan Sepanjang Tahun

Rangkaian pemaparan tersebut menegaskan bahwa guru berkarakter unggul, visioner, adaptif, dan kreatif merupakan kunci mencetak generasi emas bangsa.

“Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi teladan kehidupan. Jika guru kuat karakternya, maka generasi yang lahir darinya pun akan kuat menghadapi dunia,” pungkas Fairusi. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati
Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut
Breaking News: Lahan Terbakar di Bluto Sumenep, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Gong Kemerdekaan Ditabuh, Rutan Sumenep Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni
Disdik Sumenep Tampil Perkasa, Pertahankan Gelar Juara I Tenis Meja HUT RI ke-81

BERITA TERKAIT

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:16 WIB

FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:40 WIB

HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut

BERITA TERBARU