BNNK Sumenep Sentuh Dunia Pendidikan, Ungkap Bahaya Narkoba Mengintai di Balik Asap Vape Anak Sekolah

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNK Bambang Sutrisno Bersama Jajaran Wakil Rektor Universitas PGRI Sumenep

Kepala BNNK Bambang Sutrisno Bersama Jajaran Wakil Rektor Universitas PGRI Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ancaman narkoba kini tak lagi berwajah klasik. Bukan hanya serbuk, pil, atau suntikan. Kini, racun itu bisa menyusup lewat cairan liquid vapor yang terlihat seolah aman.

Pesan itulah yang ditegaskan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Bambang Sutrisno, S.E., M.M., saat mengisi sosialisasi bahaya narkoba di Universitas PGRI Sumenep, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan bertajuk “Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba di Kalangan Mahasiswa” ini digelar di Graha Kemahasiswaan Universitas PGRI Sumenep, dan diikuti sekitar 142 mahasiswa dari berbagai jurusan.

Acara merupakan hasil kolaborasi antara BNNK Sumenep dan BEM Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Sumenep.

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Rektor Universitas PGRI Sumenep, Dr. Suhartatik, M.Pd.; Dekan FKIP, Khoirul Asiah, M.Si.; Presiden Mahasiswa, Nurul Hidayatullah; serta Kasubbag Umum BNNK Sumenep, Wahyu Purnomo, S.H., M.Si.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jatim Abrari Gelar Sarasehan Keagamaan di Sumenep, Ajak Wartawan Sebarkan Kedamaian Ramadan

Di hadapan ratusan mahasiswa, Bambang membuka sesi dengan pernyataan yang langsung menggetarkan ruangan.

“Jangan pernah berpikir narkoba itu jauh dari kampus. Sekarang, narkoba bisa datang lewat teman, lewat ajakan coba-coba, bahkan lewat liquid vape yang baunya harum tapi efeknya menghancurkan,” kata Bambang .

Ia menegaskan, mahasiswa sebagai generasi intelektual harus menjadi benteng terakhir dalam perang melawan narkoba. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kesadaran generasi muda terhadap bahaya zat adiktif.

“Mahasiswa bukan hanya penerima informasi, tapi juga penggerak perubahan. Kalau kalian bisa berkata tidak pada narkoba, kalian sedang menyelamatkan masa depan Sumenep,” tegasnya.

Dalam paparannya, dirinya juga menjelaskan jenis-jenis narkotika dan bahan adiktif yang marak di pasaran, serta bahaya penggunaan liquid vapor yang disalahgunakan dengan campuran zat berbahaya.

“Banyak yang tidak tahu, liquid vapor bisa dicampur dengan zat adiktif seperti sabu cair atau THC. Bentuknya mungkin keren, tapi dampaknya bisa mematikan pelan-pelan,” terang Bambang.

Tak hanya mengupas sisi bahaya, Bambang juga memaparkan langkah konkret pencegahan dan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Ia menegaskan, BNN bukan lembaga yang semata-mata menindak, tetapi juga memberi ruang pemulihan.

“Kalau ada yang sudah terlanjur, jangan takut. Datanglah ke BNN. Kami tidak menghukum, kami bantu sembuh. Karena rehabilitasi adalah pintu menuju perubahan,” ucapnya penuh empati.

Sementara itu, pihak Universitas PGRI Sumenep menyambut positif kegiatan ini dan menilai sosialisasi semacam ini sangat penting untuk membentengi mahasiswa dari pengaruh narkoba yang kian beragam bentuknya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : Jala Sottra Upaya Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusias. Banyak mahasiswa yang aktif bertanya, terutama soal jenis-jenis narkoba yang kini sering dikamuflase dalam bentuk minuman energi, permen, hingga cairan vape.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis BNNK Sumenep dalam menghidupkan semangat #WarOnDrugsForHumanity perang melawan narkoba demi kemanusiaan.

Dengan dukungan kampus dan generasi muda, BNNK Sumenep berharap Sumenep benar-benar mewujudkan cita-cita sebagai daerah “Bersih Narkoba” (Bersinar).

“Kami ingin kampus jadi zona bersih narkoba. Kalau mahasiswa Sumenep bersinar, saya yakin kabupaten ini akan jadi contoh bagi Madura dan Jawa Timur,” pungkas Bambang optimistis. (REDJAVA****)

Berita Terkait

PERSAMI MI Hidayatul Aliyah Brambang Bentuk Siswa Disiplin, Mandiri dan Berakhlak Mulia
RSUDMA Sumenep Gelorakan Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M, Dorong Layanan Kesehatan Makin Berkualitas
Ketua Persit Yonif TP 931 Pimpin Panen Raya, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Keluarga Prajurit di Sumenep
125 Tahun Bung Karno, H. Hosnan: Jangan Takut Bermimpi dan Berjuang untuk Indonesia
Direktur Naghfir’s Institute Hadiri Gathering Mitra Kerja Bank Jatim, Dorong Kolaborasi dan Sinergi Berkelanjutan
Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Sumenep Masuki Tahap Krusial, Peserta Lolos Rikkes II Ditetapkan
Nelayan Masalembu Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan Selamat, Solidaritas Nelayan Jadi Kunci Keberhasilan Pencarian
Festival Dangdut Madura Open Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Bakat dan Penggerak UMKM Pasar Bangkal

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

PERSAMI MI Hidayatul Aliyah Brambang Bentuk Siswa Disiplin, Mandiri dan Berakhlak Mulia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:10 WIB

RSUDMA Sumenep Gelorakan Budaya Keselamatan Pasien Lewat Gebyar 3M, Dorong Layanan Kesehatan Makin Berkualitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:47 WIB

Ketua Persit Yonif TP 931 Pimpin Panen Raya, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Keluarga Prajurit di Sumenep

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:13 WIB

125 Tahun Bung Karno, H. Hosnan: Jangan Takut Bermimpi dan Berjuang untuk Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:52 WIB

Direktur Naghfir’s Institute Hadiri Gathering Mitra Kerja Bank Jatim, Dorong Kolaborasi dan Sinergi Berkelanjutan

Berita Terbaru