JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Beberapa keluarga bangsawan Sumenep mendeklarasikan paguyuban pemerhati sekaligus pecinta keris (Tosan Aji).
Deklarasi paguyuban diberi nama “Jala Sottra” bertempat di Markas Jala Sottra di Jalan Cemara Udang Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep Madura Jawa Timur. Senin (31/10/2022).
Kegiatan ini ditandai dengan acara tumpengan yang dihadiri Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH dan beberapa tokoh senior tosan aji yang ada di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam hal ini Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH mengapresiasi terbentuknya paguyuban Jala Sottra. Ini tentunya dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Sumenep.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, Saya mendukung deklarasi paguyuban Tosan Aji Jala Sottra. Sesuai namanya yang sangat menjunjung warisan pendahulu kita, Sultan Abdurrahman,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi.
Dirinya juga berharap agar kehadiran paguyuban Jala Sottra ini dapat menjadi referensi bagi dunia tosan aji, sekaligus menjadi bahan rujukan bagi pecinta dan pemerhati keris di Kabupaten Sumenep.
“Semoga dengan berdirinya Paguyuban Jala Sottra dapat membawa manfaat bagi Kabupaten Sumenep, khususnya di dunia tosan aji,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama ketua Paguyuban Jala Sottra, RB Moh. Salehadi Pradipta menyampaikan terimakasih kepada segenap pihak yang telah mendukung berdirinya paguyuban tosan aji tersebut.
“Saya sampaikan terimakasih kepada yang hadir pada kesempatan ini. Kita berkumpul disini fokus untuk melestarikan budaya keris di Kabupaten Sumenep untuk menghindari perpecahan antara pecinta tosan aji,” ujar RB Moh Salehadi Pradipta.
Acara deklarasi paguyuban Tosan Aji Jala Sottra ini dimulai dengan pembacaan tahlil kepada para leluhur di Sumenep yang dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh tokoh senior keris pusaka RB Abdurrahman dan ramah tamah. (REDJAVA****)









