125 Tahun Bung Karno, H. Hosnan: Jangan Takut Bermimpi dan Berjuang untuk Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Peringatan 125 tahun kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa. Tepat pada 6 Juni 2026, bangsa Indonesia mengenang perjalanan panjang Sang Proklamator yang lahir pada 6 Juni 1901 dan meninggalkan warisan pemikiran besar yang hingga kini tetap relevan bagi generasi penerus.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep, H. Hosnan, S.IP., M.AP., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno sebagai refleksi bersama dalam memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah maupun bangsa.
Menurut Hosnan, Bung Karno bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan simbol perjuangan yang berhasil membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa.
“Bung Karno telah membuktikan bahwa mimpi besar hanya dapat diwujudkan oleh keberanian yang besar. Karena itu, generasi hari ini tidak boleh takut bermimpi, tidak boleh takut berjuang, dan tidak boleh berhenti berkarya untuk Indonesia,” ujar Hosnan, Sabtu (6/6/2026).
Ia menegaskan, nilai-nilai perjuangan Bung Karno harus terus dihidupkan di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, persaingan global, hingga dinamika sosial yang terus berubah.
“Semangat gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat kecil yang diajarkan Bung Karno harus tetap menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan. Itulah warisan terbesar yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Hosnan juga menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam melanjutkan cita-cita besar Bung Karno. Menurutnya, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.
“Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melanjutkan perjuangan beliau. Indonesia membutuhkan generasi muda yang berani, kreatif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hosnan mengajak masyarakat Sumenep untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman sebagaimana pesan yang selalu disampaikan Bung Karno selama memimpin bangsa. Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno tahun ini mengusung semangat “Satyam Eva Jayate” atau kebenaran pasti akan menang, sebuah pesan moral yang mengingatkan bahwa perjuangan, kejujuran, dan pengabdian kepada rakyat akan selalu menemukan jalannya dalam sejarah bangsa.
Di tengah arus perubahan global yang semakin cepat, sosok Bung Karno tetap menjadi inspirasi lintas generasi. Pemikirannya tentang kemandirian bangsa, persatuan nasional, dan keadilan sosial terus menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat.
Dengan semangat 125 Tahun Kelahiran Bung Karno, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadikan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator sebagai energi untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, lebih maju, dan lebih sejahtera di masa depan.

SUMENEP – Peringatan 125 tahun kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa. Tepat pada 6 Juni 2026, bangsa Indonesia mengenang perjalanan panjang Sang Proklamator yang lahir pada 6 Juni 1901 dan meninggalkan warisan pemikiran besar yang hingga kini tetap relevan bagi generasi penerus. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep, H. Hosnan, S.IP., M.AP., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno sebagai refleksi bersama dalam memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah maupun bangsa. Menurut Hosnan, Bung Karno bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan simbol perjuangan yang berhasil membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa. “Bung Karno telah membuktikan bahwa mimpi besar hanya dapat diwujudkan oleh keberanian yang besar. Karena itu, generasi hari ini tidak boleh takut bermimpi, tidak boleh takut berjuang, dan tidak boleh berhenti berkarya untuk Indonesia,” ujar Hosnan, Sabtu (6/6/2026). Ia menegaskan, nilai-nilai perjuangan Bung Karno harus terus dihidupkan di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, persaingan global, hingga dinamika sosial yang terus berubah. “Semangat gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat kecil yang diajarkan Bung Karno harus tetap menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan. Itulah warisan terbesar yang harus kita jaga bersama,” tegasnya. Hosnan juga menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam melanjutkan cita-cita besar Bung Karno. Menurutnya, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air. “Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melanjutkan perjuangan beliau. Indonesia membutuhkan generasi muda yang berani, kreatif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya. Lebih lanjut, Hosnan mengajak masyarakat Sumenep untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman sebagaimana pesan yang selalu disampaikan Bung Karno selama memimpin bangsa. Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno tahun ini mengusung semangat “Satyam Eva Jayate” atau kebenaran pasti akan menang, sebuah pesan moral yang mengingatkan bahwa perjuangan, kejujuran, dan pengabdian kepada rakyat akan selalu menemukan jalannya dalam sejarah bangsa. Di tengah arus perubahan global yang semakin cepat, sosok Bung Karno tetap menjadi inspirasi lintas generasi. Pemikirannya tentang kemandirian bangsa, persatuan nasional, dan keadilan sosial terus menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat. Dengan semangat 125 Tahun Kelahiran Bung Karno, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadikan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator sebagai energi untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, lebih maju, dan lebih sejahtera di masa depan.

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan 125 tahun kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa. Tepat pada 6 Juni 2026, bangsa Indonesia mengenang perjalanan panjang Sang Proklamator yang lahir pada 6 Juni 1901 dan meninggalkan warisan pemikiran besar yang hingga kini tetap relevan bagi generasi penerus.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep, H. Hosnan, S.IP., M.AP., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno sebagai refleksi bersama dalam memperkuat persatuan dan semangat membangun daerah maupun bangsa.
Menurut Hosnan, Bung Karno bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan simbol perjuangan yang berhasil membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan menjaga kedaulatan bangsa.

“Bung Karno telah membuktikan bahwa mimpi besar hanya dapat diwujudkan oleh keberanian yang besar. Karena itu, generasi hari ini tidak boleh takut bermimpi, tidak boleh takut berjuang, dan tidak boleh berhenti berkarya untuk Indonesia,” kata H. Hosnan, Sabtu (6/6/2026).

Ia menegaskan, nilai-nilai perjuangan Bung Karno harus terus dihidupkan di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, persaingan global, hingga dinamika sosial yang terus berubah.

“Semangat gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat kecil yang diajarkan Bung Karno harus tetap menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan. Itulah warisan terbesar yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

H. Hosnan juga menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam melanjutkan cita-cita besar Bung Karno. Menurutnya, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.

“Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melanjutkan perjuangan beliau. Indonesia membutuhkan generasi muda yang berani, kreatif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan,” tutup politisi asal Pulau Raas itu.

Lebih lanjut, H. Hosnan mengajak masyarakat Sumenep untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman sebagaimana pesan yang selalu disampaikan Bung Karno selama memimpin bangsa. Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Sumenep pada Januari 2025: 36 Perkara Diputus Pengadilan

Peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno tahun ini mengusung semangat “Satyam Eva Jayate” atau kebenaran pasti akan menang, sebuah pesan moral yang mengingatkan bahwa perjuangan, kejujuran, dan pengabdian kepada rakyat akan selalu menemukan jalannya dalam sejarah bangsa.

Di tengah arus perubahan global yang semakin cepat, sosok Bung Karno tetap menjadi inspirasi lintas generasi. Pemikirannya tentang kemandirian bangsa, persatuan nasional, dan keadilan sosial terus menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat.

Baca Juga :  Apel Jam Pimpinan, Kapolres Edo Minta Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Dengan semangat 125 Tahun Kelahiran Bung Karno, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadikan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator sebagai energi untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, lebih maju, dan lebih sejahtera di masa depan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Direktur Naghfir’s Institute Hadiri Gathering Mitra Kerja Bank Jatim, Dorong Kolaborasi dan Sinergi Berkelanjutan
Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Sumenep Masuki Tahap Krusial, Peserta Lolos Rikkes II Ditetapkan
Nelayan Masalembu Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan Selamat, Solidaritas Nelayan Jadi Kunci Keberhasilan Pencarian
Festival Dangdut Madura Open Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Bakat dan Penggerak UMKM Pasar Bangkal
Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:13 WIB

125 Tahun Bung Karno, H. Hosnan: Jangan Takut Bermimpi dan Berjuang untuk Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:52 WIB

Direktur Naghfir’s Institute Hadiri Gathering Mitra Kerja Bank Jatim, Dorong Kolaborasi dan Sinergi Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:00 WIB

Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Sumenep Masuki Tahap Krusial, Peserta Lolos Rikkes II Ditetapkan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:16 WIB

Nelayan Masalembu Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan Selamat, Solidaritas Nelayan Jadi Kunci Keberhasilan Pencarian

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:58 WIB

Festival Dangdut Madura Open Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Bakat dan Penggerak UMKM Pasar Bangkal

Berita Terbaru