JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sinergi antarlembaga di Kabupaten Sumenep kembali diperkuat. Bapenda Kabupaten Sumenep bersama UPT PPD Sumenep dan Unit Tujarwali Satlantas Polres Sumenep menggelar operasi gabungan yang diawali dengan apel bersama di Kantor Bapenda, Jalan Dr. Cipto Nomor 1, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (18/02/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung Kanit Tujarwali IPDA Dypta, S.H., dan dihadiri Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., M.H., Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, S.H., M.H., Kabid P3EPD Suhermanto, S.E., serta jajaran petugas gabungan dari unsur pajak daerah dan kepolisian.
Sejak pagi, suasana apel berlangsung penuh semangat. Yel-yel “Pagi… pagi… pagi! Sumenep luar biasa!” menggema di halaman kantor, mencerminkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengawasan menjelang Ramadhan.
Dalam arahannya, IPDA Dypta menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat. Ia mengawali dengan ungkapan syukur atas kesehatan yang diberikan, sekaligus mendoakan anggota yang tengah sakit agar segera pulih.
“Alhamdulillah kita masih diberi nikmat sehat. Dalam pelaksanaan operasi ini, saya tekankan agar anggota mengedepankan cara humanis dengan senyum. Jangan sampai kehadiran kita membuat masyarakat merasa dipersulit. Tugas kita adalah memberikan pemahaman dan pelayanan terbaik,” ujar IPDA Dypta.
Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor sekaligus memperkuat kesadaran wajib pajak. Momentum menjelang Ramadhan dinilai strategis karena aktivitas masyarakat cenderung meningkat, termasuk mobilitas kendaraan.
Di tempat yang sama, Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor harus menjadi perhatian bersama. Ia berharap realisasi penerimaan, khususnya BPKB dan BBNKB, tidak mengalami stagnasi seperti periode 2024–2025.

“Kami berharap realisasi PKB dan BBNKB tahun ini tidak stagnan seperti 2024–2025. Perlu kolaborasi dan pendekatan yang baik agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. Ini bukan hanya soal target, tetapi juga tentang kepatuhan dan kontribusi terhadap pembangunan daerah,” tegas Samtiono.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada capaian administrasi, tetapi juga bagian dari pelayanan publik yang lebih luas dan humanis.
“Atas nama pribadi dan lembaga, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Mari kita layani masyarakat dengan senyuman dan niat ibadah. Dalam waktu dekat, kami juga akan membuat konten edukasi terkait mudik Lebaran dan pentingnya cek kendaraan sejak dini demi keselamatan bersama,” ungkap Ferdiansyah Tetrajaya.
Ia menambahkan, kurang dari satu bulan ke depan masyarakat akan memasuki musim mudik Lebaran. Karena itu, edukasi tentang pengecekan kendaraan mulai dari kelengkapan administrasi hingga kondisi teknis menjadi langkah preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan.
Melalui operasi gabungan ini, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian berharap tercipta budaya tertib pajak dan tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa kepatuhan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Dengan semangat kolaborasi dan pendekatan humanis, pelayanan publik di Sumenep diharapkan semakin adaptif dan responsif, sejalan dengan semangat menyambut Ramadhan 1447 H. (REDJAVA/$$$)










