Semangat Paberasan: Santri, Polisi dan Petani Tanam Jagung Serentak Lewat Zoom Meeting Nasional

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semangat Paberasan: Santri, Polisi dan Petani Tanam Jagung Serentak Lewat Zoom Meeting Nasional

Semangat Paberasan: Santri, Polisi dan Petani Tanam Jagung Serentak Lewat Zoom Meeting Nasional

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Ketahanan pangan bukan sekadar urusan ladang, tapi juga soal masa depan bangsa. Semangat inilah yang menjadi roh dari kegiatan “Penanaman Jagung Bersama Santri Serentak se-Jawa Timur”, yang digelar serentak oleh jajaran Polda Jawa Timur, Rabu (06/08/2025).

Di Kabupaten Sumenep, kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Paberasan, Kecamatan Kota, dengan pelaksanaan yang menggabungkan semangat gotong royong, nilai religius, dan aksi nyata lintas sektor.

Dipimpin langsung oleh Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade, S.I.K., M.H., kegiatan ini terselenggara dalam format hybrid. Penanaman dilakukan secara langsung oleh para petani dan santri di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti Zoom Meeting bersama Polda Jatim untuk menyaksikan pelaksanaan serentak se-Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini juga dihadiri oleh Plt Kabag SDM Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H., Kapolsek Kota Sumenep AKP Maliyanto, S.H., M.H., Kepala Desa Paberasan Rahman Saleh, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, koordinator penyuluh, ketua gapoktan, kelompok tani dari 17 kelompok, para perangkat desa, serta para santri dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah Besar Berbanding Terbalik Dengan Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep

Selain itu juga turut hadir pula Camat Kota Sumenep dan Danramil Kota Sumenep, Kapten CZI Acep Kusnadi yang memberikan dukungan moril atas inisiatif lintas sektor ini.

Wakapolres Kompol Masyhur Ade dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret kepedulian Polri terhadap masa depan ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini bukan seremonial belaka. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral Polri dalam menjawab tantangan zaman. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi tanggung jawab semua elemen bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda, terutama santri, dalam pembangunan berbasis pangan. Menurutnya, pondok pesantren memiliki potensi besar dalam mengembangkan pertanian produktif berbasis nilai-nilai keislaman dan kemandirian.

“Jagung itu komoditas strategis. Tapi hari ini kita menanam lebih dari itu. Kita sedang menanam semangat produktif, mandiri, dan religius kepada para santri sebagai calon pemimpin masa depan,” tambahnya.

Lebih jauh, Kompol Masyhur menyebut bahwa petani adalah pahlawan sunyi dalam pembangunan bangsa.

“Petani itu pejuang dalam diam. Di balik lumpur dan peluh mereka, tersimpan harapan bangsa. Dan melalui sinergi ini antara Polri, petani, santri, dan pemerintah desa kita perkuat pondasi ekonomi nasional dari akar rumput,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas terpilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan utama Polres Sumenep.

“Kami merasa terhormat dan diperhatikan. Ini bukan sekadar tanam jagung, ini adalah bentuk perhatian negara kepada desa. Kami petani kecil merasa dihargai dan dilibatkan dalam sesuatu yang besar,” ucapnya.

Rahman juga menggarisbawahi bahwa sinergi ini akan membawa dampak jangka panjang, bukan hanya untuk peningkatan produksi jagung, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda desa.

“Yang kami tanam hari ini bukan hanya benih jagung, tetapi juga harapan, optimisme, dan semangat kemandirian. Kami ingin desa kami mandiri secara pangan dan berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi antara aparat keamanan, petani, dan santri, Desa Paberasan menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukanlah sekadar jargon, melainkan langkah nyata yang ditanam dari tanah desa, dipupuk oleh gotong royong, dan dipanen bersama demi masa depan Indonesia. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Lepas Atlet Pencak Silat PSN Perisai Putih ke Pra PON 2023

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU